Wakil Bupati Putri Apresiasi Cap Go Meh 2576/2025, Ketua FOBI Garut Ucapkan Terima Kasih - Kilas Garut News

Wakil Bupati Putri Apresiasi Cap Go Meh 2576/2025, Ketua FOBI Garut Ucapkan Terima Kasih

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 25 Februari 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Wakil Bupati (Wabup) Garut, Putri Karlina, mengaku apresiasi atas terselenggaranya Cap Go Meh di Kabupaten Garut, Ketua FOBI Garut Sampaikan ucapan terima kasih. Kegiatan perayaan tersebut dilaksanakan di Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Minggu (23/2/2025).

Perayaan Cap Go Meh tahun ini cukup luar biasa karena dimeriahkan 27 grup barongsai dari berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Bandung, Bogor, Tangerang, Karawang dan lainnya.

Wabup menilai kemeriahan Cap Go Meh 2576/2025 di Kabupaten Garut menandakan hadirnya toleransi dan perdamaian umat beragama di kota berjuluk kota Intan ini.

Tak hanya itu, Wabup juga mengapresiasi pelaksanaan Cap Go Meh ini, karena masyarakat Garut terhibur dengan beberapa tampilan seperti barongsai dan lain sebagainya.
Cap Go Meh kali ini dimeriahkan gelaran barongsai terbanyak dengan 27 grup barongsai dari beberapa daerah di Jawa Barat, selain dari Garut tentunya.

“Karena ini kan hiburan buat masyarakat Garut ya kita senanglah, pasti kalau misalnya bisa diatur dengan baik kan ini masyarakat pada jajan, pada kumpul, ada hiburan juga di tengah kesibukan sekarang, ya saya senang kalau banyak acara begini gitu”katanya.

Ia mengatakan masyarakat Garut begitu antusias mengikuti pelaksanaan Cap Go Meh tahun ini. Terlebih, imbuh Putri, momen Hari Jadi ke-212 Kabupaten Garut tahun ini berlangsung sederhana, sehingga masyarakat menyambut dengan antusias kirab budaya Cap Go Meh.

Baca Juga :  Putri Karlina Prihatin Atas Kasus Kekerasan yang Terjadi di Kabupaten Garut

“Sangat seru banget Alhamdulillah tuh dari ujung sini sampai ujung sana rame sekali, jarang-jarang kan cukup jarang, kemarin kan hari jadi Garut kita nggak rame-rame, mungkin ini bisa sebagai pengganti lah,” ujarnya

Ketua FOBI Garut, Rexy Yudistia Gunawan, mengatakan, bahwa Barongsai sekarang sudah bukan hanya sekedar budaya, tapi sudah masuk juga sebagai salah satu cabang olahraga yang terdaftar di KONI.

“Dengan masuknya Barongsai sebagai cabang olahraga (Cabor) di KONI, diharapkan bisa lebih memasyarakat, tidak hanya sebagai milik budaya Tionghoa, tapi jadi milik seluruh warga negara Indonesia,” katanya.

Rexy juga berharap, dengan memasyarakatnya Barongsai di tanah air, bisa menjadi pemersatu bangsa dalam kontek Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pembimas Buddha Provinsi Jawa Barat, Bodhi Giri Ratana, menuturkan, penyelenggaraan Cap Go Meh di Kabupaten Garut menjadi ajang yang luar biasa, karena terdapat tampilan yang memadukan budaya kearifan lokal dengan budaya dari Tiongkok, sehingga menghadirkan keunikan tersendiri.

“Semoga Cap Go Meh kali ini bisa menghadirkan keberkahan bagi warga dan masyarakat Garut pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya, sejahtera, banyak rezeki, dan senantiasa sehat selalu,” katanya.

Baca Juga :  Waka Polda Jabar Hadiri Kapolda Jabar Cup Seni Ketangkasan Domba Cup

Di tempat yang sama, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Garut, Maman Suryaman, mengatakan, penyelenggaraan kegiatan ini menjadi momentum istimewa, tidak hanya bagi umat-umat Konghucu atau Tionghoa, akan tetapi bagi semua pihak yang hidup dalam keberagaman di Kabupaten Garut.

Sebagai Ketua FKUB Kabupaten Garut, Ia merasa bangga dan terhormat bisa menyaksikan bagaimana nilai-nilai toleransi dan kebhinekaan begitu nyata dalam kehidupan masyarakat Garut.

“Perayaan Cap Go Meh bukan hanya sekedar perayaan budaya, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, yang mengajarkan kita untuk saling menghormati (dan) mempererat persaudaraan antar umat beragama. Kami percaya harmoni dan persaudaraan adalah kunci utama dalam menjaga persatuan bangsa,” katanya.

Sementara, Ketua Pelaksana Cap Go Meh Garut, Henry Cahya, memaparkan, jika Cap Go Meh sendiri merupakan tradisi penting bagi masyarakat Tionghoa, yang dirayakan di hari ke-15 setelah tahun baru Imlek, dan juga menandai berakhirnya rangkaian tahun baru Imlek.

Ia mengungkapkan perayaan Cap Go Meh tahun ini memiliki keistimewaan, karena bertepatan dengan ulang tahun Klenteng Fu Long Miao atau Vihara Dharma Loka yang ke-145 tahun.’ungkapnya

(Agus)

Berita Terkait

Bupati Garut Hadiri Haol Akbar Ke-36 Pendiri Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka, Tegaskan Pentingnya Lestarikan Pencak Silat
Dari Hawu ke Panggung Nasional, Nyanet Festival 2026 Jadi Kebanggaan Kabupaten Garut
Srikandi Garut Bersinar, Nadya Borong Medali di Kejurnas Panahan Junior 2026
Haul Akbar Pendiri HPSI Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Digelar 2 Agustus, Ribuan Pendekar Diundang Hadir
Bupati Syakur Hadiri Battle of Honor Vol. 2, Rangga Ramadan Buktikan Bela Diri Bisa Dongkrak Ekonomi
KDM Gegerkan Milangkala Tatar Sunda di Garut, Jalur Kirab Mahkota Binokasih Resmi Jadi Jalan Provinsi
Dipimpin Yugi Bayu Hendarto, 621 Personel Gabungan Amankan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda
Ribuan Pengunjung Padati GPBG 2026, UMKM di Garut Ikut Panen Rezeki
Berita ini 180 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Bupati Garut Hadiri Haol Akbar Ke-36 Pendiri Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka, Tegaskan Pentingnya Lestarikan Pencak Silat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Dari Hawu ke Panggung Nasional, Nyanet Festival 2026 Jadi Kebanggaan Kabupaten Garut

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:23 WIB

Srikandi Garut Bersinar, Nadya Borong Medali di Kejurnas Panahan Junior 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:03 WIB

Haul Akbar Pendiri HPSI Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Digelar 2 Agustus, Ribuan Pendekar Diundang Hadir

Senin, 22 Juni 2026 - 21:49 WIB

Bupati Syakur Hadiri Battle of Honor Vol. 2, Rangga Ramadan Buktikan Bela Diri Bisa Dongkrak Ekonomi

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!