KILASGARUTNEWS.id|Di balik perannya sebagai jurnalis dan Pimpinan Redaksi Kilas Garut News, Deden Kurnia, S.Pd, yang akrab disapa Bang Deka, terus membuktikan bahwa pengabdian tidak cukup diucapkan, tetapi harus dijalankan dengan tindakan nyata.
Melalui Yayasan Pendidikan Al Usman dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Al Usman yang berlokasi di Kampung Panyeredan, Desa Sukaratu, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Bang Deka mendedikasikan hidupnya untuk melayani masyarakat kurang mampu. Lembaga ini berada di bawah naungan Dinas Sosial Kabupaten Garut dan telah menjadi rumah harapan bagi anak yatim, kaum jompo, penyandang disabilitas, serta lembaga pendidikan. Rabu (25/3/2026).
Salah satu aksi nyata yang menggema luas adalah penyaluran 1.000 mushaf Al-Qur’an yang disebarkan ke 23 Koramil yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Garut. Program ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Kodim 0611/Garut, sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan keagamaan dan pembinaan moral di tengah masyarakat.
Selain itu, Bang Deka juga menyalurkan Al-Qur’an titipan dari Polres Garut kepada berbagai lembaga pendidikan dan majelis taklim yang membutuhkan. Langkah tersebut menjadi bukti kuat bahwa sinergi antara masyarakat sipil, TNI, Polri, dan lembaga sosial mampu menghadirkan manfaat nyata bagi umat.
Dengan niat ibadah dan semangat kemanusiaan, Bang Deka bersama relawan membina ratusan anak asuh yang terdiri dari anak yatim, kaum jompo, serta penyandang disabilitas. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa materi, tetapi juga pendampingan moral, pendidikan, dan penguatan nilai-nilai keimanan.
Tanpa pamrih dan tanpa gembar-gembor, Bang Deka terus bergerak. Waktu, tenaga, dan rezekinya ia korbankan demi memastikan setiap amanah tersampaikan dengan baik. Baginya, setiap mushaf yang dibaca dan setiap doa yang terlantun adalah amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.
Atas dedikasi dan konsistensinya dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, Deden Kurnia, S.Pd mendapatkan penghargaan dari Komandan Kodim 0611/Garut pada masa kepemimpinan Letkol Inf Dhanisworo, S.Sos. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan bahwa pengabdian yang dilakukan dengan tulus akan selalu menemukan jalannya.
Kisah Bang Deka menjadi tamparan nurani sekaligus inspirasi, bahwa insan pers bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga penggerak perubahan. Dari Garut, ia membuktikan bahwa kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas akan terus hidup dan memberi dampak luas bagi masyarakat.
(red*)












