Pengeroyokan Berdarah di Bayongbong, Korban Disabet Golok hingga Dirujuk ke RSUD dr. Slamet - Kilas Garut News

Pengeroyokan Berdarah di Bayongbong, Korban Disabet Golok hingga Dirujuk ke RSUD dr. Slamet

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Polsek Bayongbong Polres Garut bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum atau pengeroyokan yang terjadi di Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam, 27 Juni 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Setelah menerima laporan, anggota siaga Polsek Bayongbong langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Korban dalam kejadian tersebut diketahui bernama Mochamad Zamzam alias Kojek (40), warga Kampung Cincin, Desa Simpangsari, Kecamatan Cisurupan. Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka memar, lebam, serta luka sobek pada bagian kepala dan pipi akibat sabetan senjata tajam jenis golok. Korban sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Bayongbong sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD dr. Slamet Garut untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Baca Juga :  Kumpulan Pemuda Lagi Pesta Miras Diamankan Sat Samapta Polres Garut Saat Pesta Miras

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula sekitar pukul 22.00 WIB ketika terjadi perselisihan antara dua kelompok di kawasan Pertigaan Cicayur. Perselisihan tersebut sempat dianggap telah selesai.

Namun sekitar satu jam kemudian, beberapa pihak kembali mendatangi Kampung Saroja dengan maksud menyelesaikan persoalan sebelumnya. Situasi yang semula hendak dimediasi justru kembali memanas hingga terjadi keributan.

Dalam kejadian tersebut, salah seorang warga bernama Nasran turut menjadi korban pengeroyokan dan mengalami luka memar pada bagian mata.

Tidak lama berselang, Reza bersama Mochamad Zamzam alias Kojek kembali mendatangi lokasi dengan tujuan menengahi permasalahan. Namun kedatangan mereka diduga disalahartikan sebagai bentuk penyerangan sehingga korban diduga menjadi sasaran pengeroyokan oleh sejumlah orang menggunakan tangan kosong maupun senjata tajam.

Dari hasil penyelidikan, petugas mengamankan 4 diduga pelaku yaitu Sdr. J, Sdr. A, Sdr. AD warga Bayongbon dan Sdr. EUS warga Sukaresmi Garut.

Sementara Barang bukti berupa satu bilah golok serta tiga unit sepeda motor yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Selain itu, sejumlah saksi telah dimintai keterangan guna mendukung proses penyidikan.

Baca Juga :  Polres Garut Ikuti Kegiatan Donor Darah Dalam Rangka Memperingati HUT POMAD Ke 77

Dalam penanganan perkara ini, personel Polsek Bayongbong Polres Garut telah melaksanakan serangkaian tindakan kepolisian, antara lain menerima laporan, melakukan pengecekan TKP, mendata dan memeriksa para saksi, mengamankan barang bukti, mengamankan sejumlah terduga pelaku, serta melaporkan perkembangan penanganan perkara kepada pimpinan.

“Proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, prosedural, dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Para pihak yang diamankan masih berstatus terduga dan saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap secara utuh peristiwa tersebut.” Ujar Kapolsek Bayongbong saat ditemui awak media. Rabu (01/07/2026)

Polres Garut mengimbau masyarakat untuk mengedepankan penyelesaian setiap persoalan melalui jalur musyawarah dan hukum serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri yang dapat berujung pada tindak pidana dan merugikan semua pihak.

(dk)

Berita Terkait

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan
Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif
Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks
Hari Pertama Sekolah, Bupati Garut Izinkan ASN Dampingi Anak: Pendidikan Dimulai dari Keluarga
Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra
Dua Pengedar Psikotropika Diciduk Satres Narkoba Polres Garut, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Selamatkan Sumber Air, Pemerintah Desa Mekarsari Ajak Warga Peduli Lingkungan
Pria Diduga Pelaku Curanmor di Pantai Karang Paranje Diamankan Polisi Usai Nyaris Diamuk Massa
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:56 WIB

Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:32 WIB

Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:24 WIB

Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:18 WIB

Dua Pengedar Psikotropika Diciduk Satres Narkoba Polres Garut, Jaringan Pemasok Masih Diburu

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!