Upaya Penurunan Stunting, 191 Warga Kecamatan Mekarmukti Ikuti Gerakan B2SA Dan Workshop Gerakan Olahan Pangan Lokal - Kilas Garut News

Upaya Penurunan Stunting, 191 Warga Kecamatan Mekarmukti Ikuti Gerakan B2SA Dan Workshop Gerakan Olahan Pangan Lokal

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 24 Juni 2023 - 01:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Dalam rangka memutus rantai stunting, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut melalui Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan (KP2) melaksanakan kegiatan Gerakan B2SA dan Workshop Gerakan Olahan Pangan Lokal yang dilaksanakan di Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut, Kamis (21/06/2023). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola makan yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman.

Kegiatan ini dilaksanakan di 2 desa yang ada di Kecamatan Mekarmukti yaitu Desa Mekarmukti yang diikuti 62 balita dan ibu stunting dan di Desa Karangwangi yang diikuti 129 balita dan ibu stunting.

Baca Juga :  Kapolsek Karangpawitan Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan SMP Boarding School Rabbany

Kepala Bidang (Kabid) KP2 DKP Garut, Hari Wardhana, menyampaikan jika dalam kegiatan ini pihaknya berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti Puskesmas Mekarmukti dan juga pihak Kecamatan Mekarmukti.

Stunting sendiri, imbuh Hari, adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sehingga anak terlalu pendek untuk usianya.

“Maka dari itu sangat penting untuk memutus rantai stunting dengan pemenuhan gizi pada 1000 HPK yang merupakan periode emas dengan sasaran anak usia 0-23 bulan dan balita stunting,” imbuh dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga :  Kepercayaan Meningkat, Polri Tegaskan Komitmen dalam Memberikan Layanan Terbaik Ke Masyarakat

Ia juga memaparkan upaya pencegahan stunting melalui peran orang tua dalam stimulasi tumbuh kembang anak melalui proses pemberian makan dengan menu gizi seimbang. Sehingga, dalam kegiatan ini, pihaknya juga memberikan bantuan pangan untuk balita stunting berupa beras, susu, telur dan buah buahan.

“Prinsip Gizi Seimbang yaitu mengonsumsi makanan dengan beraneka ragam, pentingnya pola hidup aktif dan berolahraga, menjaga berat badan ideal dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” tandasnya.(red*).

Berita Terkait

Sertijab Kapolres Garut, Siap Mengawal Kamtibmas untuk Masyarakat
210 Peserta Ikuti Seminar Inspiratif Perempuan Garut, Bekali Diri Hadapi Tantangan Zaman
Pemkab Garut Siapkan Lahan, Klinik Rotinsulu Ditargetkan Naik Status Jadi Rumah Sakit
80 Persen ASN Garut Hadir Tepat Waktu, Bupati Minta Capaian Terus Ditingkatkan
Aksi Geber Knalpot Brong Tengah Malam Berakhir di Polsek Tarogong Kaler
Bupati Garut Perketat Retribusi Parkir, Inspektorat Diminta Cek Setoran yang Tak Wajar
Bupati Garut Siapkan Monitoring Digital, Serapan Anggaran SKPD Dipantau Real-Time
Podcast Rotinsulu Care Jadi Momentum Besar, Bupati Garut Perkuat Layanan Kesehatan Primer hingga Rujukan
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:07 WIB

Sertijab Kapolres Garut, Siap Mengawal Kamtibmas untuk Masyarakat

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:28 WIB

210 Peserta Ikuti Seminar Inspiratif Perempuan Garut, Bekali Diri Hadapi Tantangan Zaman

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:24 WIB

Pemkab Garut Siapkan Lahan, Klinik Rotinsulu Ditargetkan Naik Status Jadi Rumah Sakit

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:12 WIB

Aksi Geber Knalpot Brong Tengah Malam Berakhir di Polsek Tarogong Kaler

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:21 WIB

Bupati Garut Perketat Retribusi Parkir, Inspektorat Diminta Cek Setoran yang Tak Wajar

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Sertijab Kapolres Garut, Siap Mengawal Kamtibmas untuk Masyarakat

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:07 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!