Turunkan Angka Stunting, Bupati Garut Adakan Launchingkan Gerakan Percepatan Penurunan - Kilas Garut News

Turunkan Angka Stunting, Bupati Garut Adakan Launchingkan Gerakan Percepatan Penurunan

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 2 Juni 2022 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Bupati Garut Rudy Gunawan gelar launching Gerakan Percepatan untuk penurunan angka stunting,launching digelar di Aula Desa Bayongbong kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut pada Kamis (02 Juni 2022)

Menurut Bupati Rudy,launching ini adalah gerakan dari pemkab Garut untuk menemukan, pengobati dan menyayangi mereka yang terkena stunting, jadi kami ingin membuktikan data yang dikeluarkan oleh survey Kementerian Kesehatan 33 persen dengan data yang dimiliki oleh Pemkab Garut sebesar 13 persen”ungkap Rudy

“Adanya perbedaan angka stunting yang dikeluarkan Pemerintah Pusat dengan data di kabupaten Garut, mendorong Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Garut untuk melaksanakan kegiatan percepatan penurunan stunting tingkat kabupaten Garut”

Baca Juga :  20 Tahun Menanti Kepastian, Forum Tokoh Masyarakat Sucinaraja Desak Realisasi Kantor Polsek

Lanjut dikatakan Rudy, Kami ingin membuktikan itu dengan mengukur semua bayi, jadi kita menggerakan segala daya upaya yang dimiliki pemerintah daerah termasuk TNI / Polri mengikuti kegiatan ini, jadi ini gerakan besar di 421 desa dan 21 kelurahan,jadi ini seremoni yang dilaksanakan oleh Bupati dan Sekda sebagai ketua tim Perpres No 72, karena presiden telah mengintruksikan daerah melalui Perpres harus bisa menyelesaikan permasalahan stunting” katanya

Baca Juga :  Warga Dihebohkan Ada Mayat Jenis Laki-Laki di Dalam Angkutan Umum, Polsek Cibatu Pastikan Punya Riwayat Jantung

Menurutnya,data yang ada di Pemkab Garut, angka stunting berada di 13 persen, jauh dari data nasional yang dinyatakan 35 persen, dan itu sudah menjadi target nasional.

” Tapi kami ingin membuktikan benar nga 13 persen , dan kami akan obyektif, setelah pendataannya selesai, strateginya apa, kita bisa memperbaiki rumahnya, memperbaiki stuktur ekonominya, terutama perbaiki ekonominya, ini berlangsung selama 30 hari , dan kita gedor langsung ke rumah – rumah nya ”jelasnya.(Agus*).

Berita Terkait

HUT TNI ke-81, Kodim 0611/Garut Hadir Bantu Warga Cintanagara yang Kesulitan Air Bersih
Jalan Licin dan Menikung Jadi Sorotan, Truk Engkel Kecelakaan di Ibrahim Adjie
Kapolri dan Gus Baha Hadir Virtual, Polres Garut Khusyuk Ikuti Ngaji Kebangsaan
Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi
Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut
Sampai Saat Ini 9 ABK Asal Karangpawitan Masih Hilang: Keluarga Terus Menunggu Kabar
Enam Motor Berhasil Diamankan Polres Garut, Korban Kehilangan Diminta Cek Data
Tak Pernah Didata Petugas Sensus, Seorang Jompo di Desa Padaawas Pasirwangi Malah Tercatat Tukang Reparasi Mobil dan Motor
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 21:07 WIB

HUT TNI ke-81, Kodim 0611/Garut Hadir Bantu Warga Cintanagara yang Kesulitan Air Bersih

Minggu, 27 September 2026 - 10:09 WIB

Jalan Licin dan Menikung Jadi Sorotan, Truk Engkel Kecelakaan di Ibrahim Adjie

Sabtu, 26 September 2026 - 21:38 WIB

Kapolri dan Gus Baha Hadir Virtual, Polres Garut Khusyuk Ikuti Ngaji Kebangsaan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:17 WIB

Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi

Rabu, 16 September 2026 - 00:07 WIB

Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Bakti Persada 92, TNI Bangun Sumur Bor untuk 80 KK di Cisewu Garut

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:16 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!