KILASGARUTNEWS | Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Garut melaksanakan kegiatan Patroli Perairan yang bertempat di Pantai Santolo Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut pada hari Minggu (18/09/2022) pukul 09.30 WIB sampai dengan pukul 11.30 WIB.
Patroli Perairan dilakukan dalam menjalankan tugas dan fungsi dari Satpolairud yang dilaksanakan di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Garut (Polres Garut) tersebut dihadiri oleh personel yang melaksanakan giat yaitu BRIPTU Rangga beserta BRIPTU Furkon.
Dalam pelaksanaan kegiatan juga dilakukannya pemberian himbauan-himbauan kepada para pengunjung wisata, diantaranya untuk tetap menjaga keselamatan pada saat berada di pantai dan tetap mengawasi serta memantau anak-anaknya jangan sampai terpisah dari rombongan.
Personel Satpolairud juga menyampaikan agar tidak berenang terlalu ke tengah karena arus berbahaya. Serta dihimbau agar selalu memakai alat keselamatan life jacket ketika berenang. Apabila terjadi kejadian menonjol, maka koordinasi dan segera beritahukan kepada pers Sat Polair.
Berdasarkan laporan yang disampaikan Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasat Polairud) AKP Adnan M, S.H. menyampaikan bahwa selama kegiatan Patroli Perairan yang dilakukan oleh Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) berjalan dalam situasi aman serta kondusif.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).











