KILASGARUTNEWS | Kepolisian Sektor Singajaya menghadiri sekaligus menyambut terkait dengan adanya kegiatan Kunjungan Kerja Dandim 0611 di Koramil 1117 Singajaya Kabupaten Garut pada hari Senin (19/09/2022) tepatmya pada pukul 11.00 WIB sampai dengan selesai.
Dandim 0622 Garut Letkol Gzi Dhanisworo, S. Sos. beserta Ketua Persit Kartika Candra Kirana dan cabang XXII Popy Dhanisworo beserta rombongan melaksanakan pertemuan Kunjungan Kerja (Kunker) secara tatap muka langsung untuk mengetahui hal-hal apa saja yang telah dilakukan ataupun terjadi di wilayah Koramil 1117 Singajaya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dandim 0611 Garut, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXII beserta rombongan, Camat Singajaya, Kapolsek Singajaya, Danramil 1117 Singajaya, anggota Koramil Singajaya dan anggota Persit Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Singajaya.
Laporan yang disampaikan Kapolsek Singajaya AKP Sahono memuat informasi bahwa selama kegiatan Kunjungan Kerja berlangsung dengan situasi dalam keadaan aman serta kondusif dan berjalan lancar.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).











