Kilas Garut News- Program Ngariung Kamtibmas merupakan Program Kapolres Garut yang dimana para anggota menyambangi langsung masyarakat dengan memberikan edukasi -edukasi Kamtimbas.
Dan tidak hanya menyambangi Masyarakat saja, Ngariung Kamtibmas pun belusukan ke sekolah -sekolah untuk memberikan edukasi kepada para Siswa-siswi terkait dengan Kamtibmas dan hal yang lainnya.
Seperti yang dilakukan oleh Panit Binmas II Polsek Limbangan (Kapolsubsektor Selaawi) menyambangi Siswa-Siswi di SMKN 8 yang berada di Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut , Memberikan edukasi dan himbauan terkait Radikalisme, Intoleransi, LGBT, Penyalahgunaan Narkoba, serta Meningkatkan Cinta Tanah Air demi keutuhan NKRI, dan Harkamtibmas.
“Panit II Binmas Kapolsubsektor Selaawi Polsek Limbangan menyambangi SMKN 8 memberikan edukasi pada siswa-siswi pada program Ngariung Kamtibmas.”,ungkap Kapolsek Limbangan AKBP Uus Susilo.
Kapolsek menambahkan, dengan Ngariung Kamtibmas itu, ” mudah-mudahan siswa-siswi terhipnotis agar menjauhi Kegiatan-kegiatan negatif, serta tau akan hal-hal yang bisa merugikan dirinya dan keluarga.”, ujarnya.
“Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman dan kondusif, Siswa-siswi di SMKN 8 Garut senang dengan hadirnya Kepolisian di sekitarnya.”, pungkasnya.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Deden Kurnia*).











