Kilas Garut News-Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 77 Polsek Leuwigoong Hadiri Pembukaan Tournamen Bola Volly Apdesi Cup. Turnamen bertempat di lapangan IVO Arensa yang berada di Kampung Sarkanjut, Desa Dungusiku, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, dan Pembukaan Turnamen Bola Volley APDESI Cup dilaksanakan Hari ini Jum’at (12/8/2022).
Pembukaan Turnamen Bola Voli APDESI Cup itu turut dihadiri Kapolsek Leuwigoong Ipda Tatang Sukirman.
Kapolsek menyampaikan maksud dan tujuannya yaitu untuk meningkatkan atau mempererat tali silaturahmi antar Pemain.
” tujuannya Silaturahmi antar pemain, dan diingatkan juga agar menjungjung tinggi Sportifitas Dalam bidang olahraga, serta mencari bakat generasi muda dalam bidang olahraga bola voli baik putra maupun putri.”, ungkapnya.
Dikatakan Kapolsek, Turnamen Bola Volly Apdesi Cup ini merupakan rangkaian dalam menyambut atau memeriahkan HUT RI ke 77.
“Selain hal diatas, turnamen Bola Volly ini merupakan rangkaian dari HUT RI ke 77, Ya memeriahkan dengan olah raga.”, ujarnya.
Karno Ketua DPK Apdesi Leuwigoong menyatakan bahwa kegiatan Tournamen tersebut merupakan salah satu rangkaian Memperingati HUT RI yang ke 77, Tingkat Kecamatan Leuwigoong.
“pendaftaran Team dari 8 Desa hanya 1 Regu Putra dan 1 regu Putri, setiap desa mengirimkan 2 Regu, akan tetapi dalam pelaksanaan permainan menggunakan sistim Gugur.”,katanya.
Selain itu, Kapolsek pun dalam kesempatan tersebut memberikan penekanan kepada semua Kepala Desa agar bisa menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, serta tidak melibatkan Penonton atau sponsor yang berlebihan, karena situasi Covid 19 Masih ada.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut.(Deden Kurnia*).












