Kilas Garut News-Polsek Leles Polres Garut hadiri kegiatan Santunan Anak Yatim Piatu dan Jompo di Lapangan Kantor Desa Margaluyu Kampung Cigasti Girang Rt 02/04 Desa Margaluyu Kecamatan Leles Kabupaten Garut pada hari Jum’at (9/9/2022) pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai.
Menghadiri kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kanit Samapta Polsek Leles Ipda Asep Juarna bersama anggota personel Polsek Leles dalam rangka Milad Yayasan Mutiara Selatan yang ke-5 di Wilayah Desa Margaluyu Kecamatan Leles Kabupaten Garut.
Adapaun kegiatan santunan Anak Yatim Piatu dan Jompo ini dihadiri dengan jumlah 150 (Seratus Lima Puluh) orang Anak Yatim Piatu dan 51 (Lima Puluh Satu) orang Jompo. Setelah kegiatan santunan berlangsung, dilanjutkan dengan Tausiah dari Ustadz Enceng Lukman.
“Semoga dengan kegiatan ini dapat menjadi amal ibadah bagi kita semua, dan dapat memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan. Terima kasih kepada seluruh pelaksana, dan selamat Milad yang ke-5 untuk Yayasan Mutiara Selatan” ungkap Kanit Samapta Polsek Leles IPDA Asep Juarna.
Selama kegiatan berlangsung dengan lancar dalam situasi yang aman dan kondusif.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).











