KILASGARUTNEWS | Guna mempererat hubungan tali silaturahmi dan memperkokoh persatuan dan kesatuan , Kapolsek Karangpawitan Polres Garut jalin hubungan komunikasi yang baik dalam rangka persiapan pembentukan pengurus Da’i Kamtibmas Polsek Karangpawitan Polres Garut yang bertempat di Mako Polsek Karangpawitan Polres Garut, sejak pukul 11.00 WIB sampai dengan selesai. Senin, (17/10/2022).
Kapolsek Karangpawitan Polres Garut Kompol Saifuddin Hamzah, M.Pd menjalin silaturahmi dengan Da’i Kamtibmas serta Masyarakat.
“Silaturahmi kamtibmas dengan para Tokoh Agama ini yang pertama adalah menjalin dan mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dengan Tokoh Agama” ucapnya
Da’i Kamtibmas masih kata Kompol Saifuddin Hamzah, M.Pd, merupakan mitra sekaligus pioner sumber informasi dalam menjaga kamtibmas di wikayah hukum Polsek Karangpawitan, khususnya radikalisme dan intoleransi dimana memliki peranan dalam persatuan dan kesatuan umat.
Kompol Saifuddin Hamzah,M.Pd, menyampaikan kepada awak media saat ditemui diruangan kerjanya, pihaknya akan terus berupaya memberikan rasa aman dengan melaksanakan koordinasi dan dialogis menjalin komunikasi dengan tokoh agama di Wilayah Hukum Polsek Karangpawitan Polres Garut.
Dalam Ajang Silaturahmi tersebut Kapolsek Karangpawitan menyampaikan kepada seluruh elemen masyarakat yang di temuinya. Kapolsek meminta kerjasama dari seluruh unsur untuk tetap menjaga kondusifitas keamanan di wilayah hukum Polsek Karangpawitan Polres Garut.
Sementara itu, Ust. Muhammad mewakili dari Tokoh Agama Kecamatan Karangpawitan berharap bahwa di wilayah Kecamatan Karangpawitan agar segera dibentuk Da’i Kamtibmas diwilayah Kecamatan Karangpawitan.
“Insha Allah secara umum kerukunan dan toleransi umat beragama sudah sangat terjaga dengan baik di wilayah Kecamatan Karangpawitan, karena Ukhuwah antar umat beragama sudah sejak lama terjalin kususnya di Kecamatan Karangpawitan, hal itu tidak terlepas adanya peran serta dari tokoh agama serta Kepolisian, sehingga terjalin kerukunan umat beragama yang damai di Kecamatan Karangpawitan” pungkasnya. (Deden Kurnia).











