KILASGARUTNEWS | Guna mendeteksi lebih awal penyakit yang menyebar di masyarakat Desa Depok Kec. Cisompet Kab.Garut , Polsek Cisompet bersama Forkopimcam Cisompet menggelar kegiatan Screening PTM & PDM. Kamis (22/9/2022).
PTM ialah Penyakit Tidak Menular dan PDM adalah Penyakit Dapat Menular. Bertempat di GOR Desa Depok kegiatan screening bakti kesehatan ini dilaksanakan dengan sasaran screening usia 15 tahun keatas/umum.
“Harapan kami semua ialah dapat dengan segera ditangani dan diobati bagi masyarakat yang menderita PTM ( Penyakit Tidak Menular ).”Ungkap Bhabinkamtibmas Polsek Cisompet.
“Kegiatan ini pun sekaligus bisa memberi pemahaman kepada warga sekitar agar dapat mengantisipasi dan membedakan mana Penyakit Tidak Menular ( PTM ), dan mana Penyakit yang Dapat Menular ( PDM ), sehingga dapat dengan segera ditangani guna menekan penyebaran Penyakit yang Dapat Menular ( PDM ) lebih luas.”Tutupnya.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).












