Kilas Garut News-Polsek Caringin Polres Garut melaksanakan monitoring dan ikut serta dalam kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Kec.Caringin
“Waktu pelaksanaa BIAN pada hari Sabtu tanggal 20 Agustus 2022 mulai pagi hari sekitar pukul 08.30 wib sampai dengan selesai yang mengambil tempat di Posyandu Desa Caringin”. Ungkap Kapolsek.
Kapolsek Caringin Iptu Asep Pujaeri mengatakan “Kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tingkat Kecamatan Caringin kali ini merupakan pelaksanaan minggu ke III (Tiga) di bulan Agustus 2022.” Ujarnya
“Adapun wilayah sasaran Vaksinasi meliputi 5 Posyandu yang terdiri dari Posyandu Cijambe, Cikubang, Limus Piit, Cibuluh, dan posyandu Hegarmanah.” Sambungnya.
Dalam kegiatan tersebut hadir tim pemantau dari unsur Forkopimcam Kecamatan Caringin.
Pelaksanaan kegiatan BIAN dilaksanakan oleh Tim Vaksinator dan Tim Mobilisasi serta Kader dan Sukarelawan yang terdiri dari Tim Kecamatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, Tim Tenaga Kesehatan, Kader Posyandu dan peserta imunisasi
Sasaran Imunisasi ini selama satu bulan Agustus 2022 adalah anak-anak usia balita di wilayah kecamatan Caringin
Kapolsek mengucapkan “syukur alhamdulilah selama pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik, tertib dan aman.” Ujarnya.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Deden Kurnia*).











