KILASGARUTNEWS | Polsek Bungbulang melaksanakan monitoring kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang dilaksanakan du SDN 3 Desa Karangwangi Kecamatan Mekarmukti Kabupaten Garut pada hari Rabu (21/9/2022) pukul 08.30 WIB sampai dengan selesai.
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan oleh Kapolsubsektor Mekarmukti Polsek Bungbulang, serta dihadiri oleh Camat Kecamatan Mekarmukti, Dansposmil Mekarmukti, Kepala Sekolah dan Staff SDN 3 Desa Karangwangi, Nakes PKM Mekarmukti, serta orang tua murid.
Bulan Imunisasi Anak Sekolah ini merupakan Program Kesehatan Nasional yang mana diberikannya Imunisasi pada anak SD (Sekolah Dasar) yang berlangsung selama satu kali dalam setahun pada setiap bulan Agustus untuk Imunisasi Campak serta pada bulan November untuk Imunisasi DT (Diphteria Tetanus) dan TD (Tetanus Diphteria).
Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah pada SDN 3 Desa Mekarmukti diberikan Imunisasi dengan jenis Vaksin yang disuntikkan yaitu Vaksin Campak kepada siswa kelas 1 (satu) yang berjumlah 32 (Tigas Puluh Dua) orang.
“Alhamdulillah terima kasih kepada seluruh tim kesehatan pelaksana kegiatan BIAS ini, semoga setelah berjalannya kegiatan ini dapat meningkatkan pertumbuhan anak sekolah yang lebih baik kualitasnya demi meneruskan generasi yang akan datang” ungkap Polsek Bungbulang Kapolsubsektor Mekarmukti.
Sampai dengan selesainya kegiatan berjalan lancar dalam situasi yang aman dan kondusif, serta tetap mematuhi protokol kesehatan.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).











