Kilas Garut News- Kepolisian Sektor Bayongbong menghadiri sekaligus melaksanakan monitoring dalam kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang bertempat di SOR Desa Salakuray Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut pada hari Rabu (31/08/2022) tepatnya pukul 09.30 WIB sampai dengan selesai.
Sasaran pada pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional di Posyandu Wilayah Desa Salakuray UPT Puskesmas Cilimus Kecamatan Bayongbong adalah balita dengan usia mulai dari 0 – 59 bulan yang akan diukur pertumbuhan (tinggi) serta perkembangannya di posyandu. Adanya pelayanan pelaksanaan BIAN meliputi pemberian Vitamin A, pemberian obat cacing dan pemberian pelayanan imunisasi rutin.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ps. Kanit Binmas Bripka Hegar Munggaran, S.H., Ketua TP PKK Kabupaten Garut H. Diah Kurniasari, tim Dinkes Kabupaten Garut, Camat Bayongbong, Kepala UPT PKM Cilimus, Kepala Desa Salakuray, Babinsa Desa Salakuray, Ketua TP PKK Desa Salakuray, perangkat Desa Salakuray, Ketua RW dan RT Desa Salakuray, Bidan dan Tenaga Kesehatan UPT Puskesmas Cilimus serta UPT Puskesmas Bayongbong, Ibu-Ibu PKK dan Kader Posyandu, para Ibu beserta Balita.
Kegiatan BIAN tersebut meliputi beberapa rangkaian acara diantaranya penampilan ibu-ibu PKK dan Kader Posyandu, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya, penyampaian sambutan-sambutan dari Kepala Desa Salakuray, Camat Bayongbong, Kepala UPT PKM Cilimus dan Ketua TP PKK Kabupaten Garut H. Diah Kurniasari kemudian ditutup dengan do’a serta hiburan dan dilanjutkan pelaksanaan giat BIAN.
Kapolsek Bayongbong IPTU Yusli Yulianto, S.H. menyampaikan bahwa selama kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dan pelaksanaan monitoring yang dilakukan dapat berjalan dalam keadaan aman, lancar serta kondusif.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Deden Kurnia*).











