KILASGARUTNEWS | Polsek Banjarwangi melaksanakan kegiatan Pembinaan Pramuka Sama Bhayangkara Ranting Banjarwangi yang dilaksanakan di Mapolsek Banjarwangi pada hari Minggu (18/9/2022) pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.
Adapun pelaksana dalam kegiatan tersebut yaitu personel Polsek Banjarwangi AIPDA Doni R dari Kanit Binmas Polsek Banjarwangi dengan peserta dari Pramuka Saka Bhayangkara Banjarwangi.
Dalam kegiatan tersebut Pramuka Saka Bhayangkara diberikan materi agar mengetahui tugas-tugas Kepolisian. Selain itu diharapkan para peserta Pembinaan dapat membantu menjaga Kamtibmas (Keamanan, Ketertiban Masyarakat) di lingkungan sekolah maupun lingkungan keluarga.
“Kita sebagai bagian dari siswa siswi, masyarakat, dan bagian dari organisasi seperti Pramuka ini harus dapat menjadi contoh atau tauladan untuk menjadi masyarakat yang Taat akan berlakunya Hukum” ungkap Kanit Binmas Polsek Banjarwangi AIPDA Doni R.
Sampai selesai kegiatan berjalan lancar dalam situasi yang aman dan terkendali, serta tetap mematuhi protokol kesehatan.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).











