Pemkab Garut Segera Launching Tabungan Simpel - Kilas Garut News

Pemkab Garut Segera Launching Tabungan Simpel

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 26 Agustus 2022 - 00:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut rencananya akan meresmikan Program Simpanan Pelajar (Simpel) pada tanggal 5 September nanti. Hal ini bertujuan agar manfaat dari program ini bisa lebih banyak diketahui.

“Kenapa kami memilihnya dilaunching ini di apel gabungan ASN, (karena) nanti Insya Allah tanggal 5 September nanti kita undang dari semua Perbankan, kemudian dari OJK-nya juga, kemudian dari ibu guru dan anak-anak didik sekolahnya,” kata Asisten Daerah (Asda) 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Teti Sarifeni,seusai memimpin  Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), di Ruang Rapat Wakil Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (25/8/2022).

Teti  Syarifeni menerangkan, pemilik tabungan Simpel kini sudah melebihi target di Tahun 2022 yakni sebanyak 7.800 nasabah.

“Kalau secara detailnya kami belum mendapatkan data yang _real_, tapi ada sekitar 20 ribu yah, tadi ada 13 (ribu) ada lebih gitu, jadi luar biasa antusiasnya masyarakat atau (untuk) simpel ini,” ujar Teti.

Ia menambahkan, dalam rapat yang dihadiri oleh perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pihak perbankan dan beberapa perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Garut ini, selain membahas tabungan Simpel, dibahas pula  program menolak rentenir, dan sosialisasi terkait Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) bagi peternak dan petani.

Baca Juga :  Kampung Tangguh Nusantara Polsek Pasirwangi

Pihaknya bersama tim OJK selaku bagian dari TPAKD akan mendorong serta mencari solusi agar para petani maupun peternak bisa memanfaatkan program Jasindo. Terlebih, imbuh Teti, program ini menguntungkan karena dibantu oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“80 persen itu oleh APBN, 20 persen oleh petaninya, kan sangat menguntungkan sebetulnya kalau dinilaikan dinilai dengan uang, petani itu hanya 40 ribu, tapi dicover APBNnya 160 ribu, itu bisa diklaim juga kalau si sapinya mati gitu ya itu (bisa) diklaim, sakit atau apa (bisa) diklaim,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Industri Keuangan Non Bank dan Pasar Modal Kantor OJK Tasikmalaya, Dendy Juandi, memaparkan, dalam melawan rentenir, pihaknya akan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR), karena menurutnya program tersebut memiliki bunga yang lebih rendah dibanding dengan pinjaman dari rentenir.

“Tadi untuk melawan rentenir juga ada KUR (atau) Kredit Usaha Rakyat, yang dari BRI, BNI dan BJB itu bunganya lebih rendah dibanding bunga biasa, jadi daripada masyarakat ke rentenir mahal lebih baik ke KUR, dan inipun kami meminta perbankan agar proses kreditnya lebih ringkas, lebih cepat, biar masyarakat bisa lebih mudah untuk akses,” papar Dendy.

Baca Juga :  Kapolres Garut Berikan Penghargaan Juara Lomba Video Creative Maud'idzotul Hasanah

Ia menjelaskan tujuan dari adanya TPAKD ini untuk mencapai target inklusi 90 persen di tahun 2024, yang di tahun 2019 lalu angkanya masih sekitar 74 persen.

“Jadi inklusi itu, masyarakat yang punya akses ke keuangan, jadi agar lebih meningkat itu kita adakan edukasi, termasuk kita mengajak ke siswa dari sejak dini sudah diajarkan menabung, biar nanti masyarakat juga melek (dan) punya akseslah, jadi akses keuangan bagi masyarakat itu lebih gampang (dan) lebih cepat, tidak hanya untuk siswa, tadi kan yang (terkait) rentenir juga akses ke perbankan untuk pinjam uang juga lebih gampang ke perbankan,” tandasnya.

Ia mengungkapkan pihaknya akan melakukan edukasi terkait produk hingga keunggulan dari perbankan kepada masyarakat, agar nantinya bisa meningkatkan inklusi keuangan khususnya di Kabupaten Garut.

Berita Terkait

Jemput Bola di Garut Plaza, Disdukcapil Garut Permudah Akses Dokumen Kependudukan
Rumah Edin di Talegong Ludes Terbakar, Warga dan Forkopimcam Bantu Padamkan Api
Sportivitas dan Semangat Kebersamaan Warnai Liga Voli Antar-Desa Garut
Wakapolres Garut Deny Rahmanto Pimpin Langsung Pengamanan Nobar Persib Bandung
Dinsos Garut Turun Tangan Setelah LKS Al Usman Temukan Warga Disabilitas Terlantar Bansos di Linggamukti
Disdukcapil Garut Turun Gunung di TMMD, Warga Mekarmulya Serbu Layanan Adminduk Gratis
Kadinsos Garut Marlinda Temui Mensos RI, Bersiap Bangun Sekolah Rakyat dan Infrastruktur Sosial
Dari Ucapan Pernikahan hingga Duka Cita, Yans Florist Setia Layani Warga Garut 24 Jam
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 22:43 WIB

Jemput Bola di Garut Plaza, Disdukcapil Garut Permudah Akses Dokumen Kependudukan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:41 WIB

Sportivitas dan Semangat Kebersamaan Warnai Liga Voli Antar-Desa Garut

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:31 WIB

Wakapolres Garut Deny Rahmanto Pimpin Langsung Pengamanan Nobar Persib Bandung

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:46 WIB

Dinsos Garut Turun Tangan Setelah LKS Al Usman Temukan Warga Disabilitas Terlantar Bansos di Linggamukti

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:42 WIB

Disdukcapil Garut Turun Gunung di TMMD, Warga Mekarmulya Serbu Layanan Adminduk Gratis

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!