Pemkab Garut Akan Lakukan Validasi, Diharapkan Angka Penerima Bantuan PKH Menurun - Kilas Garut News

Pemkab Garut Akan Lakukan Validasi, Diharapkan Angka Penerima Bantuan PKH Menurun

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 22 Oktober 2023 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

upati Garut, Rudy Gunawan mengungkapkan, penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Garut tahun ini turun satu digit di 9,7%. Angka kemiskinan di Kabupaten Garut sempat naik di masa Covid-19 di 10,8 %

i

upati Garut, Rudy Gunawan mengungkapkan, penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Garut tahun ini turun satu digit di 9,7%. Angka kemiskinan di Kabupaten Garut sempat naik di masa Covid-19 di 10,8 %

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Rudy Gunawan mengungkapkan, penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Garut tahun ini turun satu digit di 9,7%. Angka kemiskinan di Kabupaten Garut sempat naik di masa Covid-19 di 10,8 %.

“Saya tadi menyampaikan pamit bahwa saya akan mengakhiri jabatan sebagai Bupati Garut sudah 10 tahun, dan mohon maaf yang sebesar-besarnya dulu kita angka kemiskinan sudah 8.8%,” ucapnya saat menghadiri acara Gebyar Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Samarang, Sabtu (21/10/2023).

Pemerintah pusat memberikan bantuan PKH kepada 3.500 penerima bantuan di wilayah Kecamatan Samarang dengan tujuan menanggulangi kemiskinan. Rudy menyebutkan, Kabupaten Garut menerima bantuan sekitar 800 miliar yang diperoleh dari berbagai program pemerintah pusat baik melalui PKH maupun BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). Terkait data penerima bantuan PKH, pihaknya saat ini akan melakukan validasi, sehingga diharapkan angka penerima bantuan PKH dapat menurun.

Baca Juga :  Kunjungi Rumah Putra Tokoh DI/TII Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo, Pangdam III Siliwangi Serahkan Bantuan Alat Pertanian

“Harusnya kan kita berharap keadaan real-nya itu tidak ada lagi penerima program PKH, tapi karena kondisi sekarang ini kita masih memerlukan bantuan pemerintah ya untuk bisa mengurangi beban mereka,” lanjutnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Aji Sekarmaji, menyampaikan terima kasih kepada para pendamping PKH yang telah berkontribusi. Di Kecamatan Samarang, 3.500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan program PKH.

“Mudah-mudahan dari 3.500 KPM ini tahun depan bisa berkurang, karena bisa menjadi tahap mandiri ya atau graduasi, itu kan keberhasilan program PKH ini adalah adanya tahap graduasi,” kata Aji.

Selaras dengan Bupati Garut, Aji menginformasikan bahwa terjadi penurunan angka penerima bantuan PKH di Kabupaten Garut, dari 155 ribu pada 2022 menjadi 130 ribu KPM pada 2023. Hal ini disebabkan oleh tahap graduasi dan pengecekan lapangan dengan aplikasi geo tagging.

“Dengan aplikasi geo tagging, nah ini memfoto di tempat tinggalnya dan bisa kelihatan apakah memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat, ini yang ditentukannya dari Pusdatin,” katanya.

Baca Juga :  Unjuk Rasa di Gedung DPRD Garut Dapat Pengawalan Ketat Unit Dalmas Sat Samapta Polres Garut

Camat Samarang, Neneng Martiana, melihat program PKH berhasil dalam meningkatkan kreativitas peserta. Ia juga akan melakukan seleksi ketat untuk memastikan bahwa bantuan diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan.

“Ya tentunya program PKH ini cepat selesai, bisa mengintervensi dan kemudian mereka lepas dari kemiskinan,” katanya

Ketua Panitia Gebyar PKH Kecamatan Samarang, Deden, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terutama KPM PKH yang telah mendukung kegiatan ini. Tema “Kemensos Hadir Samarang Siap” mencerminkan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk pendamping PKH yang sudah bekerja keras dalam melakukan pekerjaannya selama ini.

“Semoga dengan terselenggaranya kegiatan Gebyar PKH Kecamatan Samarang ini, menjadi cerminan untuk kegiatan-kegiatan yang lebih baik di masa yang akan datang,” tandasnya.

(Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Podcast Rotinsulu Care Jadi Momentum Besar, Bupati Garut Perkuat Layanan Kesehatan Primer hingga Rujukan
Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul
Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan
Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif
Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks
Hari Pertama Sekolah, Bupati Garut Izinkan ASN Dampingi Anak: Pendidikan Dimulai dari Keluarga
Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra
Dua Pengedar Psikotropika Diciduk Satres Narkoba Polres Garut, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:24 WIB

Podcast Rotinsulu Care Jadi Momentum Besar, Bupati Garut Perkuat Layanan Kesehatan Primer hingga Rujukan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:35 WIB

Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:56 WIB

Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:32 WIB

Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!