KILASGARUTNEWS | Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kecamatan Banjarwangi memberikan efek cemas dari masyarakat sekitar karena dikhawatirkannya menimbulkan bencana alam yang tidak diinginkan warga. Minggu (18/9/2022).
Untuk itu Polsek Banjarwangi bergerak sigap mengantisipasi kemungkinan terburuk bencana alam seperti banjir dan longsor pasca hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hukumnya.
Sebagai upaya preventif kepolisian , Polsek Banjarwangi melaksanakan kegiatan patroli mitigasi ( patroli antisipasi bencana alam ) di sepanjang jalan perbatasan Kec.Cikajang – Kec.Banjarwangi Kabupaten Garut.
“Alhamdulillah , hasil patroli mitigasi Polsek Banjarwangi pasca hujan deras di Kec.Banjarwangi hari ini nihil kejadian bencana alam , namun kami tetap berjaga melaksanakan patroli dan pemantauan untuk memperhatikan keselamatan jiwa warga sekitar.” Ungkap Bripka Rohimat.
“Debit air sungai Cikaengan Kec.Banjarwangi masih dalam pantauan kegiatan patroli mitigasi kami , untuk itu kami menghimbau kepada warga/pengemudi yang melintas agar tetap berhati-hati pasca hujan deras yang membuat jalan raya licin ataupun bencana alam yang tidak dapat kita ketahui akan terjadi.” Tutupnya.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).











