Mata Digital Lapas Garut: Tim OSINT Siaga 24 Jam, Profiling, dan Agent Informasi Kunci Deteksi Dini - Kilas Garut News

Mata Digital Lapas Garut: Tim OSINT Siaga 24 Jam, Profiling, dan Agent Informasi Kunci Deteksi Dini

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 12 September 2025 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Di ruang kontrol yang dipenuhi monitor CCTV dan komputer, tujuh petugas duduk serius, menatap layar yang merekam setiap sudut Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut. Mereka adalah Tim OSINT (Open Source Intelligence), pasukan baru yang dibentuk Kalapas Garut, Rusdedy, untuk menjawab tantangan pengamanan di era digital.
“Sekarang keamanan lapas bukan hanya soal kunci dan jeruji. Kita harus mampu membaca pola perilaku, menelusuri jejak digital, bahkan memahami jaringan luar yang berhubungan dengan dalam. Itulah tugas OSINT,” ujar Rusdedy.

Membaca Manusia, Benda, Tempat dan Situasi, Kekuatan utama OSINT adalah profiling. Tim ini berusaha memahami pola secara utuh: siapa, apa, kapan, dan di mana kerawanan itu terjadi.
• WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan): perubahan sikap sekecil apa pun bisa berarti besar—mulai dari WBP yang mendadak dominan di blok, membentuk kelompok baru, hingga sering menyendiri. Riwayat perkara dan pola komunikasi ikut dianalisis.
• Petugas: tidak luput dari pengawasan. Profiling membantu memastikan integritas, mencegah potensi penyalahgunaan wewenang, atau keterlibatan dalam jaringan luar.
• Pengunjung Keluarga: body scanner menyisir barang, sementara tim OSINT mengamati bahasa tubuh, percakapan, bahkan frekuensi kunjungan yang tak wajar.
• Tamu Pembinaan & Tamu Dinas: dipastikan tujuan kedatangan murni sesuai agenda, tanpa ada upaya penyusupan atau celah keamanan.
Selain orang, OSINT juga membangun profil untuk barang, bangunan, Tempat dan waktu rawan. Paket kiriman, logistik, hingga barang bawaan dicatat dalam peta risiko. Gedung dan pagar lapas dipetakan titik lemahnya. Tempat-tempat rawan dan Waktu rawan seperti pergantian regu jaga, malam hari, atau saat listrik padam jadi momen yang selalu diwaspadai.

Baca Juga :  Tebar Ribuan Bibit Ayam Pedaging, Bukti Nyata Lapas Garut Bangun Kemandirian Pangan

Profiling diperkuat dengan teknologi modern.
• CCTV merekam setiap gerakan, dianalisis untuk melihat pola berulang.
• Body Scanner mengurai barang bawaan tanpa kontak langsung.
• Jammer menutup celah komunikasi ilegal berbasis HP.
• Analisis Digital menelusuri jejak di media sosial, marketplace, hingga berita online, membongkar jaringan kriminal yang masih aktif di luar.

Selain layar digital, Lapas Garut juga mengandalkan agent informasi—individu yang berperan sebagai mata dan telinga tambahan di lapangan. Mereka bisa berasal dari:
• Internal: WBP tertentu yang sudah dibina untuk menjadi informan, memberikan gambaran suasana blok atau percakapan mencurigakan.
• Petugas: yang bergerak dengan peran tersamar, mengumpulkan informasi tanpa menimbulkan kecurigaan.
• Eksternal: jaringan kerja sama dengan aparat, Bapas, maupun masyarakat sekitar, yang melaporkan aktivitas mencurigakan terkait lapas.
Informasi dari agent ini kemudian diverifikasi dan dikombinasikan dengan data OSINT, sehingga laporan yang sampai ke pimpinan lebih lengkap dan tajam.

Baca Juga :  Lapas Garut Hukum Berat Enam Warga Binaan Terlibat Narkoba, Vonis Tembus 13 Tahun Penjara

Setiap data hasil OSINT dan agent informasi tidak berhenti di catatan. Semua diolah dalam bentuk laporan intelijen. Dari situ, pimpinan bisa mengambil langkah cepat: razia mendadak, pemindahan WBP, pengetatan pengawasan area rawan, atau koordinasi dengan Polri dan BNN.
“Kami tidak ingin hanya reaktif. Dengan OSINT, profiling, dan agent informasi, Lapas Garut bisa bergerak proaktif—mendeteksi sebelum masalah muncul,” tegas Rusdedy.

Pembentukan Tim OSINT ini menjadikan Lapas Garut sebagai pionir di lingkungan pemasyarakatan. Sistem keamanan tidak lagi hanya mengandalkan tembok dan gembok, melainkan jejaring informasi, teknologi digital, analisis perilaku, dan jaringan informan.
Di akhir shift malam, seorang anggota tim menutup laptopnya. “Pekerjaan kami mungkin tidak terlihat oleh publik,” katanya, “tapi kalau lapas ini tetap aman dan tertib, berarti mata digital dan agent informasi kami bekerja.

(dk)

Berita Terkait

Serda Edi Kusnadi, Anggota Koramil 1103/Sucinaraja Tekun Kerjakan Pembangunan Rutilahu dalam Giat TMMD ke-128 Kodim 0611/Garut
Pamit Bertugas, Kompol Bayu Tri Nugraha Sampaikan Salam Perpisahan untuk Keluarga Besar Polres Garut
Kapolres Garut Pimpin Sertijab Wakapolres dan Kapolsek, Sejumlah Perwira Berganti Posisi
Penertiban PKL Jadi Langkah Awal Penataan Kota Garut
Kementerian LH RI Dukung Langkah Abdusy Syakur Amin Atasi Persoalan Sampah di Garut
174 Jemaah Haji Garut Menuju Tanah Suci, Doa dan Harapan Mengiringi Keberangkatan
169 Jemaah Haji Garut Dilepas Khidmat, Kapolres Yugi Bayu Hendarto Turun Langsung Pimpin Pengamanan
Polres Garut Serap 18 Ton Jagung Pipil ke Gudang Bulog, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 07:45 WIB

Serda Edi Kusnadi, Anggota Koramil 1103/Sucinaraja Tekun Kerjakan Pembangunan Rutilahu dalam Giat TMMD ke-128 Kodim 0611/Garut

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:30 WIB

Pamit Bertugas, Kompol Bayu Tri Nugraha Sampaikan Salam Perpisahan untuk Keluarga Besar Polres Garut

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:09 WIB

Kapolres Garut Pimpin Sertijab Wakapolres dan Kapolsek, Sejumlah Perwira Berganti Posisi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Penertiban PKL Jadi Langkah Awal Penataan Kota Garut

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:18 WIB

Kementerian LH RI Dukung Langkah Abdusy Syakur Amin Atasi Persoalan Sampah di Garut

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Penertiban PKL Jadi Langkah Awal Penataan Kota Garut

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!