Lansia Hilang Dua Hari, Ditemukan Tewas di Jalur Kereta Api Garut - Kilas Garut News

Lansia Hilang Dua Hari, Ditemukan Tewas di Jalur Kereta Api Garut

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Peristiwa kecelakaan kereta api terjadi di wilayah Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Minggu (29/3/2026) pagi. Seorang lansia dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di jalur rel kawasan jembatan Kampung Cicadas, Desa Tambaksari.

Korban diketahui bernama Nana (72), warga Kampung Sadang Kidul, Desa Karangsari, Kecamatan Leuwigoong. Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 08.34 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat pihak Polsek Leuwigoong menerima laporan dari petugas keamanan Stasiun Karangsari terkait adanya kecelakaan kereta api di jalur tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Leuwigoong IPTU Encang Suryana bersama anggota langsung menuju lokasi kejadian.

Baca Juga :  Pengelolaan Zakat di Garut Dievaluasi: BAZNAS dan DPRD Bahas Transparansi dan Keterbukaan

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan berada di atas jembatan rel kereta api dalam kondisi sudah meninggal dunia. Petugas kemudian segera melakukan evakuasi dan membawa korban ke Puskesmas Karangsari.

Diketahui, korban diduga tertabrak atau terserempet Kereta Api Argo Wilis yang melintas di jalur Karangsari–Cibatu. Sementara itu, pihak keluarga menyampaikan bahwa korban sebelumnya telah meninggalkan rumah sejak Jumat (27/3/2026) pagi dan sempat dinyatakan hilang. Selain itu, berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit pikun selama kurang lebih dua tahun terakhir dan kerap keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarga.

Baca Juga :  Harga Lebih Murah dari Pasar Gerakan Pangan Murah Polres Garut Diserbu Warga

Setelah proses identifikasi dan koordinasi dengan pihak terkait, jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSU dr. Slamet Garut untuk dilakukan penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kapolsek Leuwigoong IPTU Encang Suryana menyampaikan bahwa telah melakukan berbagai langkah penanganan mulai dari menerima laporan, mendatangi TKP, evakuasi korban, hingga berkoordinasi dengan instansi terkait.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anggota dengan kondisi khusus, untuk meningkatkan pengawasan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

(wan)

Berita Terkait

Dinsos Garut Turun Tangan Setelah LKS Al Usman Temukan Warga Disabilitas Terlantar Bansos di Linggamukti
Disdukcapil Garut Turun Gunung di TMMD, Warga Mekarmulya Serbu Layanan Adminduk Gratis
Kadinsos Garut Marlinda Temui Mensos RI, Bersiap Bangun Sekolah Rakyat dan Infrastruktur Sosial
Dari Ucapan Pernikahan hingga Duka Cita, Yans Florist Setia Layani Warga Garut 24 Jam
Harukan Banyak Orang, Ruli Berkebutuhan Khusus Ikut Antusias Ikut Bangun TMMD ke 128 
Malam Hari di Pendopo Garut, Dua Remaja Terciduk Konsumsi Minuman Keras
Serda Edi Kusnadi, Anggota Koramil 1103/Sucinaraja Tekun Kerjakan Pembangunan Rutilahu dalam Giat TMMD ke-128 Kodim 0611/Garut
Pamit Bertugas, Kompol Bayu Tri Nugraha Sampaikan Salam Perpisahan untuk Keluarga Besar Polres Garut
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:46 WIB

Dinsos Garut Turun Tangan Setelah LKS Al Usman Temukan Warga Disabilitas Terlantar Bansos di Linggamukti

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:42 WIB

Disdukcapil Garut Turun Gunung di TMMD, Warga Mekarmulya Serbu Layanan Adminduk Gratis

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:19 WIB

Kadinsos Garut Marlinda Temui Mensos RI, Bersiap Bangun Sekolah Rakyat dan Infrastruktur Sosial

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:21 WIB

Dari Ucapan Pernikahan hingga Duka Cita, Yans Florist Setia Layani Warga Garut 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:07 WIB

Malam Hari di Pendopo Garut, Dua Remaja Terciduk Konsumsi Minuman Keras

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!