Kilas Garut News-Hujan deras yang terus mengguyur dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi diwilayah timur kabupaten garut tepatnya di Kp.Bojot RT.05 RW.03 sekitar Senin malam 27/06/2022 pukul 18.00 WIB s/d 20.00 WIB, Desa Situsari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut telah memicu terjadinya tanah longsor yang cukup parah. Selasa 28/06/2022.
Kades Siitusari Dudy Hamdani Rusman, A,Md saat ditemui dilokasi kejadian membenarkan atas kejadian naas ini. Dan pihaknya saat ini tengah bergotong royong bersama tim gabungan Camat Karangpawitan,Polsek Karangpawitan, Koramil 1102/Karangpawittan dibantu warga setempat membuat pertahanan benteng tebing dari bambu dan karung yang diiisi tanah untuk mengantisipasi ada longsor susualan.

“benar di desa kami terlihat tepatnya di Kp.Bojot RT 05 RW 03 Desa Situsari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut telah terjadi longsor yang cukup parah dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, ada 3 rumah yang terdampak akibat longsor ini ada 3 KK sebanyak 13 Jiwa yaitu rumah milik Ayep, Dadang dan Ade Audi, akibat dari guyuran hujan yang cukup tinggi sehingga tembok penahan tebing tidak kuat menahan beban volume aiir nyang meneyerap kedalam tanah” katanya.
Informasi yang dihimpun Kilas Garutnews.id dilokasi kejadian, Desa Situasari sudah melaporkan kejadian ini kepada BPBD kabupaten Garut dan Dinas Perkim Kabupaten Garut untuk secepatmya direalisasikan pembangunan TPT di tahun 2022.
“kami sudah melayangkan proposal ke Dinas Perkim Garut untuk secepatnya pembangunan TPT dilaksanakan dengan jumlah total pengajuan untuk pembangunan TPT ini sekitar Rp.75.000.000 dengan volume 10 x4 x 0,4 M dengan tiitik lokasi di Kp.Bojot di RT 05 RW 03 agar secepatnya segera direlaisasikan di tahun ini” harap Dudy
Mengingat alokasi anggaran desa yang reguler masuk ke desa Situsari masih kata Dudy tidak bisa memenuhi untuk merealisasikan pembangunan, pihaknya berharap Dinas Perkim kabupaten garut untuk mengalokasikan anggran untuk pembangunan TPT karena dikhawatirkan apabila tidak secepatnya dibangunkan besar kemungkinan akan terjadi lagi longsor susulan dengan melihat postur tanah dilokasi ini rawan longsor.
Kabid BPBD Yoga saat dihubungi seluler pribadinya menyampaikan pihaknya sudah mengecek langsung ke lokasi longsor di Kp.Bojot Desa Situsari Karangpawitan.”Kami sudah berkomunikasi dengan Kepala desa Situsari terkait mitigasi mencari penyebab terjadinya longsor ternyata itu urugan dan tidaak ada saluran air yang masuk ke wilayah longsor ini. Untuk mitigasi non struktural kami sudah menyampaikan kepada warga yang terdampak supaya dievakuasi ke sodara yang terdekat takutnya ada longsor susulan. Mitigasi struktural kami memberikan karung untuk mengantisipasi longsor susulan adapaun untuk bantuan logistik dari pihak BPBD garut tidak ada bantun logistik untuk warga yang terdampak longsor akan tetapi bisa memberikan bantuan hanya untuk warga yang membantu membersihkan material longsoor di lokasi kejadian” pungkas Yoga.(Deden Kurnia*).











