Duh ! Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Garut Masuk ke Lorong Parit Got Yang Penuh Sampah - Kilas Garut News

Duh ! Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Garut Masuk ke Lorong Parit Got Yang Penuh Sampah

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 23 Juli 2022 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Antisipasi terjadinya banjir,anggota DPRD fraksi PDIP Garut Yudha Puja Turnawan bersama tim Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Garut masuk ke lobang Parit untuk membersihkan sampah yang menumpuk dan menyumbat pada aliran parit atau anak sungai yang berlokasi di jalan Papandayan, Kelurahan Kota Kulon,Kecamatan Garut Kota,Kabupaten Garut.

“Aksi bersih – bersih sampah terus menerus dilakukan,dalam kegiatan tersebut,selain Baguna DPC PDIP Garut juga bekerjasama secara gotong royong bersama warga masyarakat sekitar”

Demikian juga disampaikan Anggota DPRD Garut yang juga sebagai ketua DPC PDIP Garut Yudha Puja Turnawan mengatakan, hari ini kami bergotong royong bersama warga masyarakat sekitar untuk melakukan bersih – bersih dan mengangkat sampah yang berada di anak sungai atau selokan (parit).

Selain menjaga kebersihan hal ini untuk antisipasi supaya tidak terjadi banjir,yang kebetulan kita mengingat bahwa sebentar lagi tanggal 10 Agustus kita ada peringatan Hari Sungai.

Lebih lanjut Yudha mengungkapkan, kemudian kemarin kita kembali mengalami musibah banjir bandang pada Jumat tanggal 15 Mei 2022, dan menurut saya itu ada permasalahan Sungai adanya erosi tanaman maka ketika musim penghujan debit air naik dan kemungkinan tidak terserap oleh tanaman yang kemudian arus air mengalir deras ke daerah aliran sungai sehingga menyebabkan Debit air yang sangat besar karena tidak tertahan tanaman”.

Baca Juga :  Di Tengah Aksi Hardiknas, Mahasiswa IPI Garut Temukan Potret Nyata Perjuangan Pendidikan

Artinya pasca banjir yang menimpa kawasan sungai di Garut, tidak menutup kemungkinan diakibatkan tumpukan sampah di Daerah Aliran Sungai (DAS).
Demikian juga kita dari DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Garut mengintruksikan Tim BAGUNA untuk membantu Pemkab yaitu melakukan aksi gotong royong bersama warga guna membersihkan sampah-sampah yang menyumbat di wilayah anak sungai (Cimaragas)”jelasnya.

“ Adanya erosi, minimnya tanaman tegakkan sehingga ketika musim penghujan, debit air tidak tertahan tanaman tegakkan langsung meluncur, masuk ke Daerah Aliran Sungai dengan deras,” katanya.

Selain itu di samping fenomena buang sampah yang dibuang warga ke sungai secara sembarangan. Tentunya harus dibangun kesadaran oleh masyarakat umumnya.

“ Jadi harus dibangun kesadaran, bahwasannya membuang sampah ke sungai tidak hanya menyebabkan banjir, namun juga akan mengancam lingkungan yang nyata. yaitu menumpuknya sampah plastik dilautan, yang kemudian dikonsumsi oleh ikan, (Mikroplastik) kemudian ikan dikomsumsi oleh kita yang tentunya bisa menyebabkan penyakit, makanya kita harus bangun kesadaran,” Tuturnya

Baca Juga :  Mencegah Gangguan Kamtibmas Dan Pengamanan Obyek Vital, Polsek Rengasdengklok Polres Karawang Meningkatkan Patroli Prekat Siang Hari

Yudha juga menyampaikan, pihaknya meminta pemerintah daerah secara serius. Memperbaiki hulu sungai, dan harus bersinergi dengan semua pihak, dan harus diakui juga bahwa tidak akan terjadi erosi kalau tidak ada material lumpur yang masuk ke rumah-rumah.

“ Adanya erosi membuat hujan itu membawa tanah, mengumpul menjadi lumpur disungai,”

Di samping itu juga tentu fenomena buang sampah sembarangan dan hari ini kita melihat volume sampah begitu banyak dibangun kesehatan masyarakat umumnya tidak perlu ada yang ini bahwa buang sampah ke sungai itu bukan hanya menyebabkan banjir tapi juga ancaman lingkungan yang nyata yaitu kumpulnya sampah plastik di lautan yang boleh dikonsumsi oleh ikan mikroplastik kemudian ikan dikonsumsi oleh kita yang akan menyebabkan penyakit”pungkasnya(Agus*).

Berita Terkait

Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul
Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan
Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif
Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks
Hari Pertama Sekolah, Bupati Garut Izinkan ASN Dampingi Anak: Pendidikan Dimulai dari Keluarga
Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra
Dua Pengedar Psikotropika Diciduk Satres Narkoba Polres Garut, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Selamatkan Sumber Air, Pemerintah Desa Mekarsari Ajak Warga Peduli Lingkungan
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:35 WIB

Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:56 WIB

Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:32 WIB

Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks

Senin, 13 Juli 2026 - 16:11 WIB

Hari Pertama Sekolah, Bupati Garut Izinkan ASN Dampingi Anak: Pendidikan Dimulai dari Keluarga

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!