DPD Laskar Indonesia Pertanyakan TentangPerlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan Tergerus Alih Fungsi Lahan - Kilas Garut News

DPD Laskar Indonesia Pertanyakan Tentang
Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan Tergerus Alih Fungsi Lahan

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 24 Maret 2023 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|DPD Laskar Indonesia gelar audensi, bahas dan pertanyakan kepada pemkab Garut tentang perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan dikabupaten Garut terus tergerus oleh alih fungsi lahan. Jumat (24/3/2023).

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Laskar Indonesia Kabupaten Garut Dudi Supriadi menyebutkan, sejak tahun 2014 telah menyampaikan saran pendapat terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bahwa, perlunya dibuatkan Peraturan Daerah (perda) terkait perlindungan lahan pertanian berkelanjutan, sesuai UU 41 tahun 2009 tentang perlindungan lahan pertanian berkelanjutan.”sebut Dudi.Kamis (24/03/2023).

Sejalan antara DPD laskar Indonesia Garut,dinas pertanian, dan DPRD komisi B pada saat itu bahwasannya sependapat untuk membuat perda lahan pertanian berkelanjutan dengan lahir perda no 3 tahun 2016 tentang lahan pertanian pangan berkelanjutan pada pusat kegiatan lokal perkotaan Garut .”

Lanjut Dudi menyampaikan, hal tersebut menyelaraskan dengan Perda diantaranya, tata ruang no 29 tahun 2011, dan dirubah menjadi perda no 6 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 29 tahun 2011 tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Garut tahun 2011 sampai dengan tahun 2031.”jelasnya

Baca Juga :  Sinergitas Kepolisian dan Media, Kapolres Garut Berikan Penghargaan kepada Media Wartawan

Demikian juga Dudi memaparkan, perubahan perundang undangan dengan lahirnya uu no 11 tahun 2020 tentang cipta kerja, PP 26 tahun 2021 tentang penyelenggaraan bidang pertanian ,PP 21 tentang penyelenggaraan penataan ruang ,perpres nomor 59 tahun 2019 tentang pengendalian alih fungsi lahan sawah ,peraturan menteri agraria dan tata ruang kepala BPN nomor 12 tahun 2020 tentang tata cara pelaksanaan verifikasi data lahan sawah terhadap data pertanian dan tata ruang ,

Jadi,menurut Dudi,penetapan peta lahan sawah yang dilindungi dan pemberian rekomendasi penggunaan pada lahan sawah yang dilindungi dan keputusan menteri agraria dalam hal ini kepala BPN nomor 1589 /SK – HK .0201/XII/2021 ,

Dudi berpendapat bahwa, di Garut masih belum jelas serta akurat terkait data sawah dan peta yang dilindungi di setiap kecamatan secara detil, tata ruang secara transparan ,untuk memudahkan pengendalian alih fungsi lahan,

Baca Juga :  Operasi Cipta Kondisi Polres Garut: Sat Narkoba Amankan Puluhan Miras Ilegal 

Walaupun di Garut ada perda no 3 tahun 2016 tentang lahan pertanian berkelanjutan dan perda tata ruang”.

Kekhawatiran DPD laskar indonesia Garut masih kata Dudi, akan kondisi alih fungsi lahan sawah yang dilindungi di Garut. Hal itu juga yang akan saya sampaikan dalam acara audiensi dengan komisi 2 Dprd dan instansi terkait yang diantaranya;

1.Mendesak Pemerintah Kabupaten Garut dan swasta untuk mengganti lahan sawah yang dilindungi yang beralih fungsi.

2.Merevisi atau mencabut perda no 3 tahun 2016 tentang lahan pertanian pangan berkelanjutan pada pusat kegiatan lokal perkotaan garut di kabupaten garut dan merevisi dan atau mencabut perda nomor 6 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 29 tahun 2011 tentang rencana tata ruang wilayah tahun 2011 sd 2031 .

3.Mendesak penegak hukum untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait adanya dugaan tindak pidana atas alih fungsi lahan

4.Mendesak satpol PP melaksanakan tugas penegakan perda terkait alih fungsi lahan.”Pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Garut Siapkan Monitoring Digital, Serapan Anggaran SKPD Dipantau Real-Time
Podcast Rotinsulu Care Jadi Momentum Besar, Bupati Garut Perkuat Layanan Kesehatan Primer hingga Rujukan
Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul
Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan
Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif
Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks
Hari Pertama Sekolah, Bupati Garut Izinkan ASN Dampingi Anak: Pendidikan Dimulai dari Keluarga
Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra
Berita ini 161 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:38 WIB

Bupati Garut Siapkan Monitoring Digital, Serapan Anggaran SKPD Dipantau Real-Time

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:24 WIB

Podcast Rotinsulu Care Jadi Momentum Besar, Bupati Garut Perkuat Layanan Kesehatan Primer hingga Rujukan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:35 WIB

Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:56 WIB

Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!