Dekranasda Garut Ikuti Inacraft Tahun 2023 - Kilas Garut News

Dekranasda Garut Ikuti Inacraft Tahun 2023

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 5 Maret 2023 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Dewan Kerajinan Nasional Daerah ( Dekranasda ) Kabupaten Garut mengikuti INACRAFT ( International Handicraft Trade Fair) yang bertajuk The 23rd Jakarta International Handicraft Trade Fair di Jakarta Convention Center ( JCC ), pada hari Rabu, ( 01/3/2023).

Dewan Kerajinan Nasional Daerah ( Dekranasda ) Kabupaten Garut mengikuti INACRAFT ( International Handicraft Trade Fair) yang bertajuk The 23rd Jakarta International Handicraft Trade Fair di Jakarta Convention Center ( JCC )

INACRAFT merupakan pameran kerajinan terbesar di Indonesia yang mewadahi para perajin seluruh Indonesia. Dimana di tempat ini para pengrajin seluruh Indonesia dapat bertransaksi dengan para buyer baik dari dalam negeri maupun dari negara asing.

Dekranasda kabupaten Garut pun mengikuti pameran kerajinan terbesar di Indonesia tersebut dengan menampikan produk-produk unggulan Garut, diantaranya ; Dodol Picnic, Batik Garutan, Kerajinan Kulit, Kopi Garut, Akar Wangi, Kain Sutra Garut, Kerajinan Bambu dan produk-produk lainnya.

Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Garut Ibu Diah Kurniasari yang hadir bersama pengurus Dekranasda pada acara pembukaan Inacraft tersebut menyampaikan, “kegiatan ini dalam rangka membantu UMKM dan IKM disamping sebagai ajang promosi produk-produk unggulan kabupaten Garut ke tingkat nasional dan internasional juga berharap adanya transaksi penjualan baik selama pameran maupun setelahnya yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan para pengrajin, UMKM dan IKM di Kabupaten Garut.” ungkapnya

Baca Juga :  Setda Garut Terbitkan Surat Himbauan Terkait Peringatan Dini Potensi Ancaman Bencana Oktober 2022

Inacraft tahun 2023 ini digelar selama 5 hari dari mulai tanggal 01 Maret sampai dengan 05 Maret 2023 yang bertempat di Jalan Wijaya 1 No. 3A Kebayoran Baru 3rd Floor ASEPHI Building, RT.7/RW.4, Petogogan, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Tahun ini, Inacraft diikuti oleh 722 peserta yang terdiri dari 510 peserta individu, 169 peserta binaan dinas, dan 43 peserta binaan BUMN. Ada pula 150 merchant yang hadir secara daring

Inacraft berdiri atas prakarsa Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI). Dimana ASEPHI dibentuk pada 5 April 1975 bertujuan untuk menyatukan aspirasi pengrajin dan pengusaha kerajinan sehingga mereka dapat berdiri sendiri dan menjadi pengusaha profesional yang dapat mendukung pembangunan nasional.

INACRAFT lahir dari pemikiran sederhana tetapi mulia, memperbaiki kesejahteraan hidup pengrajin dan pengusaha di bidang kerajinan di Indonesia. Deretan nama-nama penting yang tergabung dalam Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) seperti Alm.Rudy Lengkong, Alm.H. Sjahroel Sjamsoedin, Alm.Sukartono, Thamrin Bustami, Bramantyo W. dan Hariman T. Zagloel merupakan tokoh penggagas yang melahirkan

Baca Juga :  Ketua DPRD Garut Iman Ali Rahman Apresiasi Aksi Mahasiswa Tolak Revisi UU Pilkada 2024  

Memulai sesuatu terkadang tak semulus seperti yang diharapkan. Bahkan tak jarang bila harus dibarengi aksi ‘berdarah-darah’ penuh pengorbanan. Begitu pula yang dirasakan penggagas The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) ketika pertama kali diselenggarakan pada April 1999.

Masa yang sulit tinggal cerita. Kini, INACRAFT telah menjelma menjadi sebuah pameran yang tidak saja bergengsi, tapi juga secara tidak langsung ikut menggerakkan perekonomian Indonesia. Dari waktu ke waktu, INACRAFT menjadi salah satu primadona bagi para perajin atau pengusaha kriya, bahkan ditunggu para buyers atau peminat handicraft mancanegara. Pameran ini memberi dampak naiknya nilai ekspor kerajinan tangan Indonesia.

Di sisi lain, kriya Indonesia terbukti menjadi salah satu primadona komoditas non-migas yang tahan banting. Ini terbukti saat krisis ekonomi datang menghempas, para perajin tak lantas gulung tikar. Malah sebaliknya, walau kecil, pendapatan negara dari sektor ini terbilang sangat bagus. Hingga akhirnya industri kriya kini menjadi salah satu pilar ekonomi Nasional di negeri ini.

Berita Terkait

Terbongkar dari Kecurigaan Nenek, Kasus Cabul Anak di Garut Berujung Penangkapan di Cibalong
Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026 Laksanakan KKL di Garut Selatan, Tinjau Pembangunan Batalyon Teritorial
Tanggap Darurat 24 Kecamatan Terdampak di Kabupaten Garut Resmi Ditetapkan
Langkah Strategis Kodim 0611 Garut Gandeng Media, Ini Pesan Pentingnya
Gerak Cepat Dinsos Garut dan LKSA Al-Usman, Sembako Sampai ke Penyandang Disabilitas Dewi Sinta di Situsaeur
Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan
Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA
Bupati Garut Gaskeun Pembangunan Karakter, Pramuka Jadi Garda Terdepan
Berita ini 196 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 18:58 WIB

Terbongkar dari Kecurigaan Nenek, Kasus Cabul Anak di Garut Berujung Penangkapan di Cibalong

Selasa, 21 April 2026 - 09:28 WIB

Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026 Laksanakan KKL di Garut Selatan, Tinjau Pembangunan Batalyon Teritorial

Senin, 20 April 2026 - 22:14 WIB

Tanggap Darurat 24 Kecamatan Terdampak di Kabupaten Garut Resmi Ditetapkan

Senin, 20 April 2026 - 21:18 WIB

Langkah Strategis Kodim 0611 Garut Gandeng Media, Ini Pesan Pentingnya

Senin, 20 April 2026 - 13:14 WIB

Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!