Camat Cisurupan : Rendahnya Kirmir Sungai Cimanuk Akibatkan 6 Rumah Terendam Banjir - Kilas Garut News

Camat Cisurupan : Rendahnya Kirmir Sungai Cimanuk Akibatkan 6 Rumah Terendam Banjir

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 20 Januari 2022 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News – Luapan air sungai Cimanuk mengakibatkan sejumlah pekarangan rumah yang ada di desa Sukatani Kecamatan Cisurupan kabupaten Garut terendam. luapan air yang sangat deras diakibatkan rendahnya kirmiran yang berada di pinggiran sungai Cimanuk sehingga luapan air menerjang rumah warga sedikitnya ada 6 pekarangan rumah yang terdampak dalam kejadian bencana banjir ini.

Camat Cisurupan Odik Sodikin, S.Sos.,M.Si saat awak mediat menanyakan terkait kejadian ini pihaknya membenarkan telah terjadi luapan air dari sungai Cimanuk yang mengakibatkan 6 pekarangan rumah habis tergerus oleh luapan air yang sangat deras.

Baca Juga :  Wabup Garut Kembali Monitoring Pasca Banjir di Kecamatan Banjarwangi

“benar kemarin sore tepatnya hari Rabu 19/1/2022 sekitar pukul 15.30 WIB telah terjadi luapan air sungai yang besar tepatnya di Kp.Cimanuk RT 01 RW 06 Desa Sukatani Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut yang berasal dari sungai Cimanuk yang mengakibatkan sedikitnya ada 6 pekarangan rumah terendam banjir” ucapnya.

Adapun upaya yang kami lakukan lanjut Odik Sodikin, S.Sos.,M.Si pihaknya beserta warga masyarakat sekitar banjir untuk bahu membahu bergotong rotong membersihkan lumpur yang masuk ke halaman rumah.

Baca Juga :  Kapolres Garut Bagikan Takjil Gratis di Depan Mapolres Garut

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir ini namun Odik Sodikin, S.Sos., M.Si selaku Camat Cisurupan berharap untuk sesegera mungkin kepada pihak terkait untuk menaikan ukuran tingginya kirmir yang ada di pinggiran sungai Cimanuk sekitar 1 meter lagi supaya apabila ada banjir besar minimal luapan air nya tidak masuk ke pekarangan rumah warga karena bisa membahayakan warga sekitar yang berada di pinggiran sungai Cimanuk.(Deden Kurnia/Iman*).

Berita Terkait

Aksi Geber Knalpot Brong Tengah Malam Berakhir di Polsek Tarogong Kaler
Bupati Garut Perketat Retribusi Parkir, Inspektorat Diminta Cek Setoran yang Tak Wajar
Bupati Garut Siapkan Monitoring Digital, Serapan Anggaran SKPD Dipantau Real-Time
Podcast Rotinsulu Care Jadi Momentum Besar, Bupati Garut Perkuat Layanan Kesehatan Primer hingga Rujukan
Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul
Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan
Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif
Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:12 WIB

Aksi Geber Knalpot Brong Tengah Malam Berakhir di Polsek Tarogong Kaler

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:21 WIB

Bupati Garut Perketat Retribusi Parkir, Inspektorat Diminta Cek Setoran yang Tak Wajar

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:38 WIB

Bupati Garut Siapkan Monitoring Digital, Serapan Anggaran SKPD Dipantau Real-Time

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:24 WIB

Podcast Rotinsulu Care Jadi Momentum Besar, Bupati Garut Perkuat Layanan Kesehatan Primer hingga Rujukan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:35 WIB

Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!