Kilas Garut News-Polsek Karangpawitan Polres Garut gelar program ngariung kamtibmas bersama tokoh pemuda bertempat
di Kp. Cimasuk RT 01 RW 04, Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut sejak pukul 11.00 WIB sampai dengan selesai, Kamis, (01/09/2022).
Bhabinkamtibmas Polsek Karangpawitan Bripka Eko dan Kanit Intel Aipda Suwondo, melaksanakan giat tatap muka dan sambangi warga Kp. Cimasuk di dampingi oleh Ketua RW, Tokoh Pemuda dan Ibu PKK, dalam rangka program ngariung Bhabinkamtibmas, sekaligus memberikan pembinaan dan himbauan Harkamtibmas.
PLH Kapolsek Karangpawitan AKP. Budi Zakaria melalui Bahbinkamtibmas menyampaikan pihaknya memberikan pengarahan dan pembinaan kepada warga masyarakat mengenai sikap intoleran, himbauan prokes, karena mulai ada peningkatan kasus positif serta memberikan edukasi dan informasi menganai Aplikasi Smart SPKT Polres Garut.
Masih kata dia, pihaknya juga melaksanakan himbauan tentang penularan PMK, agar masyrakat lebih waspada dan membersihkan kandang ternak secara rutin, dengan menggunakan obat disinfektan.
“Situasi Kamtibmas Kecamatan Karangpawitan berjalan lancar dan masih tetap Kondusip” pungkasnya.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Deden Kurnia*).











