Kilas Garut News-Polsek Bungbulang Polres Garut giat Bedah Rumah Guru Ngaji Ustad Tarna (60) warga kampung Kubang RT/RW 01/07, Desa Jagabaya, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut.Rabu (14/9/2022).
Bedah rumah Guru ngaji itu atas kerjasama Pemerintah Kecamatan Mekarmukti dengan Yayasan Panda Garut dengan nilai material sebesar Rp.30.000.000 (tiga puluh juta rupiah).
Kapolsek Bungbulang Iptu Usep mengatakan, giat bedah rumah guru ngaji ustad Tarna ini merupakan gotong royong Pemerintah kecamatan dengan Yayasan Panda Garut untuk mewujudkan impian memiliki rumah yang layak huni.
” Terkumpul nilai material sebesar Rp.30 juta, mudah-mudahan dapat mewujudkan mimpi pak Tarna memiliki rumah yang layak huni.”, ungkapnya.
Acara tersebut dihadiri oleh Camat Mekarmukti, Sekmat Mekarmukti, Kapolsubsektor Mekarmukti, Danposmil Mekarmukti, Babinsa, Satpol PP, Kepala Desa dan staff, dan Warga Masyarakat.
“Alhamdulillah selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman dan kondusif.”, pungkasnya.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).











