Kilas Garut News- Kepolisian Sektor Cikelet melaksanakan kegiatan pemberian materi pada acara Latihan Dasar Disiplin Korp (LDDK) tahun 2022/2023 SMK Negeri 5 Garut yang bertempat di Aula SMKN 5 Garut Jalan Raya Cikelet Nomor 617 Cikelet pada hari Rabu (31/08/2022) pukul 09.30 WIB sampai dengan 11.30 WIB.
Pelaksana yang terlibat dalam kegiatan Latihan Dasar Disiplin Korp tersebut adalah Kapolsek Cikelet, Kepala Sekolah SMKN 5 Garut, Wakasek SMKN 5 Garut bidang kesiswaan, 5 siswa panitia dan siswa-siswi kelas 10 SMKN 5 Garut yang berjumlah 180 orang.
Pelaksanaan tersebut meliputi beberapa rangkaian kegiatan diantaranya pemberian materi mengenai perudungan atau bullying, pemberian serta upaya untuk menanamkan kedisiplinan terhadap peraturan perundang-undangan, sesi tanya jawab bersama siswa/i dan menyampaikan himbauan-himbauan untuk selalu menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 serta segera melaksanakan vaksinasi.
“Semoga materi yang disampaikan mampu menambah wawasan serta pengetahuan dan senantiasa menjaga serta meningkatkan kedisiplinan, diharapkan juga bisa menumbuhkan siswa/i SMKN 5 Garut yang berkepribadian baik serta berkarakter mulia sebagai generasi muda masa depan bangsa” ucap Kapolsek Cikelet IPTU Usep Heryaman, S.IP., S.Pd.I. pada laporan yang disampaikan.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan pemberian materi kepada para siswa/i SMKN 5 Garut pada acara Latihan Dasar Disiplin Korp dapat berjalan lancar dan diikuti oleh seluruh peserta dengan tetap dalam kondisi sehat” lanjutnya.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Deden Kurnia*).











