Kilas Garut News-Polres Garut latih Polisi Cilik (Pocil) yang bertempat di SDN 3 Giriawas pada Jum’at (13/08/2022) pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kasat Lantas Polres Garut, Kbo Lantas Polres Garut, para Kanit, dan anggota Kamsel Satlantas Polres Garut serta sasaran anak-anak Polisi Cilik kurang lebih 17 orang.

Latihan Polisi Cilik ini diberikan pelatihan seperti baris-berbaris, gerakan terbatas, pendidikan dasar moral serta gerak berjalan yang bertujuan untuk dapat membentuk generasi penerus bangsa dan mendidik nilai moral anak agar dapat menjadi contoh untuk anak-anak lainnya terutama dalam lingkungan sekolah di SDN 3 Giriawas.
Kasat Lantas Polres Garut AKP Undang Syarif Hidayat mengatakan “Ini merupakan kegiatan positif bagi anak-anak, Saya harap dengan adanya pelatihan Polisi Cilik ini dapat melatih kedisplinan anak-anak Polisi Cilik Polres Garut guna bersama meningkatkan generasi penerus bangsa yang mandiri, tangguh, disiplin serta dapat mendidik anak-anak untuk menumbuhkan karakter yang baik dan bertanggung jawab.”
Sampai dengan kegiatan berakhir, pelatihan dapat berjalan dengan lancar dalam situasi yang aman dan kondusif serta tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Deden Kurnia*).












