Curug Cikulawing Punya Pesona, Warga Sagara Sucinaraja Bergerak Benahi Wisata Alam dan Desak Pemkab Garut Turun Tangan - Kilas Garut News

Curug Cikulawing Punya Pesona, Warga Sagara Sucinaraja Bergerak Benahi Wisata Alam dan Desak Pemkab Garut Turun Tangan

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Pesona alam Curug Cikulawing di Kampung Sagara RT 02/RW 05, Desa Tenjonagara, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mulai kembali menggeliat. Air terjun yang mengalir langsung dari kawasan pegunungan tersebut menjadi salah satu destinasi yang menarik perhatian wisatawan lokal maupun domestik. Kamis (6/8/2026).

Suasana alam yang masih asri, gemericik air, serta panorama pegunungan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

Namun, di balik potensi wisata yang cukup besar tersebut, kondisi Curug Cikulawing masih membutuhkan perhatian serius, terutama dari sisi akses jalan, kebersihan, sarana pendukung, dan penataan kawasan wisata.

Kondisi tersebut mendorong warga setempat untuk tidak tinggal diam. Sejumlah masyarakat secara swadaya dan bergotong royong mulai melakukan pembenahan di sekitar kawasan Curug Cikulawing yang sebelumnya dinilai kurang terawat.

Pantauan sejumlah awak media di lokasi, warga terlihat kompak membersihkan jalan menuju kawasan air terjun. Bahkan, masyarakat berinisiatif membuat sejumlah bangunan sederhana menggunakan bambu sebagai tempat berteduh sekaligus mempercantik kawasan wisata.

Meski dibuat secara sederhana, bangunan berbahan bambu tersebut justru memberikan kesan unik dan memiliki nilai estetika tersendiri, sekaligus menunjukkan besarnya semangat masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata di wilayahnya.

Tokoh agama setempat, Ustaz Adang, menyampaikan harapan agar Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Garut dapat melihat langsung potensi Curug Cikulawing.

Menurutnya, masyarakat sudah menunjukkan kepedulian dengan melakukan pembenahan secara mandiri. Kini, diperlukan perhatian pemerintah agar potensi tersebut dapat dikembangkan secara lebih terarah.

Baca Juga :  Wabup Garut : Salah Satu Cara Bersyukur adalah Bangun Sarana Ibadah

Ia berharap pemerintah dapat melakukan pengecekan langsung ke lokasi, khususnya terkait kondisi akses menuju kawasan curug yang hingga kini masih sempit dan sebagian masih berupa jalan tanah setapak.

“Kami berharap pemerintah bisa melihat langsung kondisi Curug Cikulawing. Potensinya ada, pengunjung juga datang, tetapi akses dan fasilitasnya masih perlu dibenahi. Kalau dikelola dan ditata dengan baik, tentu akan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ustaz Adang.

Menurutnya, keberadaan Curug Cikulawing bukan hanya berkaitan dengan sektor pariwisata. Jika dikembangkan secara serius, destinasi tersebut berpotensi membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Kampung Sagara, khususnya warga yang tinggal di sekitar kawasan curug.

Mulai dari usaha kuliner, parkir, jasa pemandu, penjualan produk lokal, hingga usaha kecil lainnya berpotensi tumbuh seiring meningkatnya jumlah wisatawan.

Hal senada disampaikan Momon, Ketua RW 05. Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Garut melalui Disparbud agar lebih peka terhadap keberadaan potensi wisata yang tumbuh dari masyarakat.

Menurutnya, Curug Cikulawing membutuhkan pembenahan dan perhatian agar dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami mendorong Pemkab Garut melalui Disparbud supaya lebih peka terhadap potensi desa wisata seperti Curug Cikulawing. Warga sudah berusaha membenahi secara swadaya. Tinggal bagaimana pemerintah memberikan perhatian dan dukungan agar potensi ini bisa berkembang,” ungkap Momon.

Ia juga menegaskan pentingnya kejelasan informasi mengenai status lahan kawasan Curug Cikulawing.

Menurut Momon, berdasarkan informasi dan kondisi yang dipahami masyarakat setempat, kawasan Curug Cikulawing berada di lahan milik warga, bukan merupakan tanah carik desa sebagaimana informasi yang selama ini berkembang.

Baca Juga :  Polsek Cikelet Polres Garut Laksanakan Apel Pagi Ops Ketupat Lodaya 2023 

Karena itu, ia meminta agar persoalan status lahan tidak menjadi sumber kesalahpahaman di kemudian hari dan berharap pihak terkait dapat melakukan pengecekan serta memberikan penjelasan berdasarkan data dan fakta di lapangan.

“Perlu kami tegaskan, Curug Cikulawing ini berada di lahan warga, bukan tanah carik desa seperti yang selama ini digemborkan. Jangan sampai fakta di lapangan diputarbalikkan. Kalau memang perlu, mari kita cek dan buktikan berdasarkan data serta dokumen yang ada,” tegasnya.

Curug Cikulawing sejatinya memiliki modal alam yang cukup kuat untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat.

Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah menjadi indikator bahwa daya tarik wisata tersebut sudah terbentuk secara alami. Tinggal bagaimana potensi tersebut ditata dengan baik tanpa menghilangkan karakter alam dan keterlibatan masyarakat setempat.

Warga berharap pemerintah tidak hanya melihat destinasi wisata yang sudah populer, tetapi juga memberikan ruang kepada potensi wisata lokal yang sedang tumbuh dari inisiatif masyarakat.

Dengan akses yang lebih layak, kebersihan yang terjaga, fasilitas dasar yang memadai, serta tata kelola yang jelas, Curug Cikulawing diyakini mampu menjadi salah satu alternatif destinasi wisata alam di Kabupaten Garut sekaligus menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat Kampung Sagara.

Kini warga sudah bergerak. Tinggal menunggu pemerintah hadir, melihat langsung kondisi di lapangan, dan bersama-sama membangun Curug Cikulawing agar tidak sekadar menjadi potensi yang indah, tetapi benar-benar menjadi destinasi wisata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

(Tim Redaksi)

Berita Terkait

Pemuda Asal Peundeuy Tewas Tenggelam di Lewi Batu Karut Cibalong, Diduga Tak Mampu Berenang
Long Weekend, Polsek Cisurupan Intensifkan Patroli di Gunung Papandayan, Ribuan Wisatawan Dapat Pengamanan
Diduga Terjadi Pungli di Sayang Heulang, Polres Garut Periksa Sejumlah Saksi
585 Pendaki Serbu Papandayan, Polisi Ingatkan Wisatawan Waspada Curanmor
Aksi Heroik Polisi Selamatkan 4 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Karangpapak
Diserbu Ribuan Wisatawan, Polisi Perketat Patroli di Kawasan Wisata Darajat Garut
Remaja Tewas Terseret Ombak di Pantai Selatan Garut, Sempat Dievakuasi dalam Kondisi Kritis
 Sat Polairud Polres Garut Perketat Patroli Siaga Penuh Antisipasi Laka Laut di Pantai Selatan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Curug Cikulawing Punya Pesona, Warga Sagara Sucinaraja Bergerak Benahi Wisata Alam dan Desak Pemkab Garut Turun Tangan

Senin, 8 Juni 2026 - 19:34 WIB

Pemuda Asal Peundeuy Tewas Tenggelam di Lewi Batu Karut Cibalong, Diduga Tak Mampu Berenang

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:55 WIB

Long Weekend, Polsek Cisurupan Intensifkan Patroli di Gunung Papandayan, Ribuan Wisatawan Dapat Pengamanan

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:56 WIB

Diduga Terjadi Pungli di Sayang Heulang, Polres Garut Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:29 WIB

585 Pendaki Serbu Papandayan, Polisi Ingatkan Wisatawan Waspada Curanmor

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!