KILASGARUTNEWS.id|Semangat gotong royong masih hidup dan mengakar kuat di tengah masyarakat Kampung Karikil, RT 01/RW 01, Desa Margamulya, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut. Di tengah kondisi jalan yang hingga kini belum tersentuh pembangunan, puluhan warga kembali turun tangan memperbaiki akses jalan secara swadaya, Minggu (5/7/2026).
Jalan lingkungan yang masih didominasi batu dan mengalami kerusakan di sejumlah titik itu diperbaiki secara bergotong royong menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, linggis, palu, dan alat lainnya. Warga mengangkat batu, meratakan badan jalan, serta menambal bagian yang rusak agar lebih aman dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
Kegiatan tersebut bukan kali pertama dilakukan. Warga menyebut gotong royong perbaikan jalan telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap dua pekan sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas umum yang setiap hari mereka gunakan.
Menurut warga, jalan tersebut menjadi akses utama bagi masyarakat untuk bekerja, mengangkut hasil pertanian, hingga dilalui anak-anak menuju sekolah. Karena itu, mereka memilih bergerak sendiri daripada menunggu perbaikan yang tak kunjung datang.
“Kalau bukan kami yang memperbaiki, siapa lagi? Jalan ini setiap hari dipakai masyarakat. Kami hanya ingin akses jalan lebih layak dan tidak membahayakan penggunanya,” ujar salah seorang warga.
Kondisi jalan yang masih berbatu dinilai semakin berbahaya saat musim hujan karena licin dan sulit dilalui. Meski menghadapi berbagai keterbatasan, warga RT 01 tetap konsisten menjaga tradisi gotong royong demi mempertahankan akses jalan agar tetap bisa digunakan.
Warga juga mengaku hingga saat ini belum pernah ada keterlibatan langsung dari Pemerintah Desa Margamulya dalam kegiatan gotong royong maupun dukungan terhadap upaya perbaikan jalan yang selama ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat.
Di balik kerja keras tersebut, warga menyimpan harapan besar agar pemerintah segera memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur di Kampung Karikil. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Garut maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat turun langsung melihat kondisi jalan yang dinilai sudah layak mendapatkan pembangunan permanen.
Harapan itu juga disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa “Bapak Aing” oleh masyarakat. Warga berharap orang nomor satu di Jawa Barat itu berkenan meninjau langsung lokasi dan membantu mewujudkan pembangunan jalan yang lebih layak.
Menurut warga, pembangunan permanen sangat dibutuhkan agar akses transportasi menjadi lebih aman dan nyaman, sekaligus mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat serta mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak di Kampung Karikil.
Semangat gotong royong yang terus dipertahankan warga menjadi bukti bahwa masyarakat tidak hanya menunggu bantuan pemerintah, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi untuk merawat lingkungan secara mandiri. Kini, mereka berharap perjuangan tersebut mendapat respons nyata melalui pembangunan jalan yang layak demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(dea)











