KILASGARUTNEWS.id|Ketua Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Indonesia (FLKSI) Jawa Barat, Deden Kurnia, S.Pd melontarkan pernyataan tegas sekaligus penuh harapan atas dilantiknya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut yang baru, dr. Hj. Marlinda Siti Hana, M.KM.
Ucapan selamat disampaikan dari pengurus DPP FLKSI Jawa Barat dan DPD FLKSI Kabupaten garut, namun dibarengi dengan pesan keras kepemimpinan baru harus berani menghadirkan perubahan nyata, bukan sekadar melanjutkan rutinitas lama. Kamis (23/4/2026).
“Selamat atas amanah baru. Tapi kami tegaskan, jabatan ini bukan hanya seremoni. Harus ada terobosan nyata yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Deden.
Ia menilai, kondisi kesejahteraan sosial di Kabupaten Garut saat ini masih memprihatinkan dan menjadi persoalan krusial. Mulai dari kemiskinan, rumah tidak layak huni, hingga keterbatasan akses bantuan sosial, dinilai masih jauh dari kata tuntas.
“Jangan sampai rakyat terus dibiarkan berjuang sendiri. Di tengah kondisi seperti ini, masyarakat butuh kehadiran pemerintah yang nyata, bukan hanya program di atas kertas,” ujarnya dengan nada kritis.
Lebih tajam lagi, Deden menyoroti minimnya perhatian terhadap Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang selama ini justru menjadi ujung tombak pelayanan sosial di lapangan. Ia menilai, selama ini belum terlihat langkah konkret yang menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap LKS di Kabupaten Garut.
“LKS ini garda terdepan, tapi justru sering terabaikan. Kami berharap Kadinsos yang baru berani membuat kebijakan yang berpihak. Jangan sampai tidak ada perubahan seperti sebelumnya,” tandasnya.
FLKSI Jawa Barat menegaskan bahwa momentum pergantian pimpinan ini harus menjadi titik balik. Jika tidak ada langkah berani dan inovatif, maka persoalan sosial di Garut akan terus berulang tanpa solusi yang jelas.
“Ini waktunya berubah. Kadinsos harus hadir dengan keberanian, keberpihakan, dan aksi nyata. Kami akan terus mengawal, karena yang diperjuangkan adalah nasib masyarakat kecil,” pungkas Deden.
(red)












