Diduga Terjadi Pungli di Sayang Heulang, Polres Garut Periksa Sejumlah Saksi - Kilas Garut News

Diduga Terjadi Pungli di Sayang Heulang, Polres Garut Periksa Sejumlah Saksi

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Polres Garut bergerak cepat menindaklanjuti dugaan pungutan liar (pungli) yang dikeluhkan wisatawan di kawasan wisata Pantai Sayang Heulang.

Kasus ini mencuat setelah viralnya video di media sosial yang memperlihatkan keluhan pengunjung terkait tarif masuk yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan resmi.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin kepada sejumlah awak media, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan. Jum’at (27/3/2026).

“Ada dugaan pungli di pintu masuk Sayang Heulang. Kami sudah turunkan tim, termasuk Tim Sancang yang bergabung dengan Polsek setempat,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menemukan adanya praktik mencurigakan di lapangan. Sejumlah oknum diduga meminta uang terlebih dahulu kepada wisatawan sebelum memberikan tiket resmi di pintu masuk.

Baca Juga :  Di Malam Takbir Jelang Idul Adha 1445 H Polsek Bungbulang Giat Patroli Gabungan

Salah satu saksi bahkan telah dimintai keterangan dan mengakui adanya pungutan sebesar Rp 40 ribu kepada pengunjung.

“Modusnya meminta uang lebih dulu, kemudian tiket diambil di pos masuk,” jelas AKP Joko.

Kasus ini mencuat setelah seorang wisatawan mengunggah video yang memperlihatkan adanya pungutan hingga Rp 45 ribu untuk sepeda motor, padahal tarif resmi hanya Rp 15 ribu untuk motor dan Rp 5 ribu per orang.

Baca Juga :  Wabup Garut Putri Karlina Kagumi Potensi Wisata Sagara Sucinaraja, Komitmen Perbaiki Akses dan Dukung Pengembangan

Perbedaan mencolok inilah yang memicu keluhan dan menjadi perhatian publik. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna memastikan siapa pihak yang terlibat dalam praktik tersebut.

Meski begitu, polisi memastikan belum ada bukti yang mengarah pada keterlibatan petugas resmi di lokasi wisata.

“Sejauh ini belum ditemukan bukti keterlibatan petugas tiket resmi,” tegasnya.

Polres Garut menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk pungutan liar yang merugikan masyarakat, khususnya di sektor pariwisata yang menjadi wajah daerah. Masyarakat pun diimbau untuk melaporkan jika menemukan praktik serupa agar dapat segera ditindaklanjuti.

(dk)

Berita Terkait

585 Pendaki Serbu Papandayan, Polisi Ingatkan Wisatawan Waspada Curanmor
Aksi Heroik Polisi Selamatkan 4 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Karangpapak
Diserbu Ribuan Wisatawan, Polisi Perketat Patroli di Kawasan Wisata Darajat Garut
Remaja Tewas Terseret Ombak di Pantai Selatan Garut, Sempat Dievakuasi dalam Kondisi Kritis
 Sat Polairud Polres Garut Perketat Patroli Siaga Penuh Antisipasi Laka Laut di Pantai Selatan
Patroli Laut Ditingkatkan, Sat Polairud Garut Jaga Keamanan Wisata Pantai
LKSA Ibu Aledja Anggapradja Garut Produksi Dendeng Sapi & Lele Prime, Hasil Penjualan Dukung Keberlangsungan Anak Yatim dan Kas Panti
Pantai Cikelet Darurat Sampah, Satpolairud Polres Garut Bersama TNI Bersihkan di Lokasi Pesisir
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:56 WIB

Diduga Terjadi Pungli di Sayang Heulang, Polres Garut Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:29 WIB

585 Pendaki Serbu Papandayan, Polisi Ingatkan Wisatawan Waspada Curanmor

Senin, 23 Maret 2026 - 15:58 WIB

Aksi Heroik Polisi Selamatkan 4 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Karangpapak

Senin, 23 Maret 2026 - 11:58 WIB

Diserbu Ribuan Wisatawan, Polisi Perketat Patroli di Kawasan Wisata Darajat Garut

Senin, 23 Maret 2026 - 11:08 WIB

Remaja Tewas Terseret Ombak di Pantai Selatan Garut, Sempat Dievakuasi dalam Kondisi Kritis

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!