Di Tengah Polemik Penonaktifan BPJS PBI, Puskesmas Garawangsa Tetap Hadir Layani Warga - Kilas Garut News

Di Tengah Polemik Penonaktifan BPJS PBI, Puskesmas Garawangsa Tetap Hadir Layani Warga

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Di tengah polemik penonaktifan peserta BPJS PBI yang menjadi perbincangan masyarakat, Puskesmas Garawangsa memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan. Warga diminta tidak panik dan tidak ragu untuk datang berobat.

Meski status kepesertaan BPJS PBI tercatat non aktif, masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Garawangsa.

Kepala Puskesmas Garawangsa Cecep Hamzah menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menolak pasien hanya karena persoalan administratif kepesertaan. Kamis (12/2/2026).

“Silahkan datang. Jangan takut, jangan sungkan. Selama membutuhkan pelayanan kesehatan, masyarakat tetap kami layani,” tegasnya.

Baca Juga :  Pembentukan Satgas Penanggulangan Terorisme, Bentuk Keseriusan Pemkab Garut

Ia menjelaskan, pasien yang datang akan tetap menjalani pemeriksaan seperti biasa. Bahkan setelah diperiksa oleh dokter, pasien akan diberikan surat hasil diagnosa medis.

Surat keterangan hasil diagnosa tersebut nantinya dapat dijadikan dasar atau dokumen pendukung dalam proses pengaktifan kembali kartu BPJS PBI yang berstatus non aktif.

“Setelah diperiksa dokter, pasien akan mendapatkan surat hasil diagnosa. Itu bisa digunakan sebagai dasar untuk pengurusan pengaktifan kembali BPJS PBI,” jelasnya.

Baca Juga :  Warga Papandayan Geger Penemuan Bayi Perempuan, Polsek Cisurupan Polres Garut Menduga Dikubur dan Dibuang Dengan Sengaja 

Penegasan ini menjadi angin segar bagi warga kurang mampu yang sebelumnya khawatir tidak bisa berobat akibat perubahan status kepesertaan.

Puskesmas Garawangsa juga menghimbau masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan kesehatan.

“Yang terpenting kesehatan dulu. Jangan sampai sakit dibiarkan karena takut tidak dilayani,” pungkasnya.

Di tengah polemik yang berkembang, Puskesmas Garawangsa menegaskan komitmennya untuk tetap hadir dan memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan.

(dk*)

Berita Terkait

AKBP Yugi Bayu Hendarto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ingatkan Pentingnya Merawat Kebhinekaan
Bupati Garut Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pasar Andir Dipadati Domba Berkualitas
Aksi Pocong Jadi-Jadian di Garut Tuai Kecaman, Dinilai Ganggu Ketertiban Umum
Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka
Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar
Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai
Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar
Di Tengah Tekanan Anggaran, Bank BJB Kucurkan 239 Juta untuk 22 Masjid di Garut
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:44 WIB

AKBP Yugi Bayu Hendarto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ingatkan Pentingnya Merawat Kebhinekaan

Senin, 25 Mei 2026 - 22:52 WIB

Bupati Garut Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pasar Andir Dipadati Domba Berkualitas

Senin, 25 Mei 2026 - 22:09 WIB

Aksi Pocong Jadi-Jadian di Garut Tuai Kecaman, Dinilai Ganggu Ketertiban Umum

Kamis, 30 April 2026 - 12:53 WIB

Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka

Rabu, 29 April 2026 - 22:56 WIB

Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!