Bupati Garut dan Ketua DPRD Temui Aksi Damai APDESI, Sepakati Pembentukan Tim Tindak Lanjut Aspirasi Desa - Kilas Garut News

Bupati Garut dan Ketua DPRD Temui Aksi Damai APDESI, Sepakati Pembentukan Tim Tindak Lanjut Aspirasi Desa

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 16 Desember 2025 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, bersama Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar menemui secara langsung Aksi Damai dan Audiensi dari DPC Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DRPD Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (15/12/2025).

Audiensi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, Wakil Ketua hingga beberapa anggota DPRD Kabupaten Garut, dan perwakilan SKPD di lingkungan Pemkab Garut.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengungkapkan apresiasinya atas inisiatif APDESI dan elemen lainnya. Ia mengakui adanya dinamika di masyarakat terkait kebijakan pusat yang meski bertujuan baik, masih memunculkan permasalahan di lapangan.

“Karena ini terkait dengan regulasi yang dibuat oleh pemerintah pusat, tentu saja kita mencari celah. Paling tidak tadi kami sepakat bikin tim kecil yang akan mem-follow up ini segera,” ujar Bupati Garut.

Tim kecil tersebut, imbuh Bupati Garut, akan bertugas untuk menindaklanjuti aspirasi yang telah disampaikan oleh masyarakat. Selain itu, pihaknya juga akan segera melakukan koordinasi kepada pemerintah pusat serta Badan Gizi Nasional (BGN), dengan harapan regulasi yang ada dapat direvisi agar memberikan manfaat yang lebih komprehensif.

Baca Juga :  Bupati Garut “Titip Pesan” Soal Anak Putus Sekolah di Musrenbang Karangpawitan, Pendidikan Jadi Sorotan RKPD 2027

“Tapi itu yang kita harapkan, nanti akan kita coba disampaikan ke pemerintah pusat, dan BGN, apa yang menjadi aspirasi, harapan dari masyarakat,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, menegaskan keseriusan DPRD dan Pemkab dalam menyelesaikan permasalahan ini, meskipun ia mengakui proses penyelesaian tidak dapat instan.

“Seperti hari ini, tidak ada maksud apa-apa, kita di sini silaturahmi, dan ini sebetulnya masyarakat. Masyarakat tahu bahwa desa punya kepedulian, punya keberpihakan, dan juga DPRD juga serius, kami juga serius, ada komunikasi yang aktif antara kami dalam upaya menyelesaikan permasalahan,” tutur Ketua DPRD.

Ketua APDESI Kabupaten Garut, Oban Sobana, menyampaikan terima kasih atas respons cepat dari Pemkab dan DPRD. Ia menyebut pertemuan ini sebagai Silaturahmi Akbar yang aspirasinya telah tersampaikan dan dijanjikan tindak lanjutnya.

Adapun Empat poin utama yang menjadi fokus APDESI adalah:

1. Dampak Peraturan Menteri Keuangan Nomor 081 Tahun 2025: Terkait dampak regulasi tersebut di desa, di mana beberapa desa mengalami kendala dana yang belum tersalurkan namun pekerjaan sudah dilaksanakan. Hal ini membutuhkan pembahasan bersama untuk mencari solusi penutupannya.

Baca Juga :  Personil Polsek Tegalwaru Polres Karawang Ikut Giat PAM Strong point

2. Efisiensi ADD dan Dana Transfer: APDESI awalnya mengira efisiensi anggaran hanya terjadi di tingkat desa (ADD). Setelah pertemuan, APDESI memahami bahwa efisiensi anggaran terjadi di seluruh satuan kerja di Kabupaten Garut, termasuk dinas dan DPRD, yang berkaitan dengan masalah dana transfer 10% dari DAU dan DBH.

3. Keberpihakan Program (KDMP & MBG): Meminta adanya keberpihakan yang lebih besar kepada masyarakat desa dalam program seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan MBG (Makan Bergizi Gratis), agar manfaatnya dirasakan langsung dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

4. APDESI juga menyampaikan aspirasi terkait masalah koperasi dan kesulitan tanah desa (tanah carik). Diharapkan akan dicari regulasi untuk mempermudah proses ruislag (tukar guling) tanah carik desa yang posisinya tidak strategis menjadi strategis untuk menunjang program KDMP.

Oban Sobana berharap, hasil pembahasan ini segera direalisasi dan memunculkan kebijakan yang semakin berpihak terhadap desa.

(dk)

Berita Terkait

TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa
Bupati Garut Tetapkan Keputusan Nomor 100.3.3.2/KEP.46-DPMD/2026, Barikut Jumlah Besaran ADD Tahun Anggaran 2026
Bupati Garut Warning Keras Perangkat Desa Diminta Transparan Jangan Main-Main dengan Anggaran
Musrenbang Sindangprabu Dihadiri Kapolsek Wanaraja Serap Aspirasi Rakyat Bangkit di Tengah Duka
Milangkala ke-42 Desa Mekarsari, Wabup Garut Soroti Potensi Kerajinan Bambu Selaawi
Wabup Garut Sambut Tim Klarifikasi Lomba Sri Baduga Jabar 2025 di Desa Pangauban
Inspektorat Dorong Sekdes Garut Profesional Kelola Keuangan Desa
Penghamburan Anggaran, Dinas PUPR Garut Diduga Asal Bangun TPT, Jembatan Cikeunyat Ambruk 
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:52 WIB

TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:15 WIB

Bupati Garut Tetapkan Keputusan Nomor 100.3.3.2/KEP.46-DPMD/2026, Barikut Jumlah Besaran ADD Tahun Anggaran 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:22 WIB

Bupati Garut Warning Keras Perangkat Desa Diminta Transparan Jangan Main-Main dengan Anggaran

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:46 WIB

Musrenbang Sindangprabu Dihadiri Kapolsek Wanaraja Serap Aspirasi Rakyat Bangkit di Tengah Duka

Minggu, 21 Desember 2025 - 12:15 WIB

Milangkala ke-42 Desa Mekarsari, Wabup Garut Soroti Potensi Kerajinan Bambu Selaawi

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!