Hujan Deras Sebabkan Longsor, Polsek Singajaya Lakukan Monitoring di Dua Titik - Kilas Garut News

Hujan Deras Sebabkan Longsor, Polsek Singajaya Lakukan Monitoring di Dua Titik

Avatar photo

- Reporter

Senin, 1 September 2025 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, pada Minggu (31/8/2025) menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor dan pergerakan tanah di dua titik berbeda di Desa Mekartani.

Lokasi pertama terjadi di Kampung Panyingkiran RT 01/07 dan lokasi kedua di Kampung Puncak Baros RT 03/01. Akibat bencana tersebut, dua rumah milik warga setempat terdampak, masing-masing satu mengalami rusak berat dan satu lainnya terancam rusak.

Adapun identitas pemilik rumah terdampak yakni Dayat (57), warga Kampung Panyingkiran, serta Hikmat (29), warga Kampung Puncak Baros.

Baca Juga :  Kapolres Garut Lepas Kelulusan Siswa Dan Siswi TK Kemala Bhayangkari 15 Dan 23 Cabang Garut Dengan Penuh Kebangaan

Kapolsek Singajaya IPTU Tatang Sukirman menyampaikan, begitu menerima laporan dari masyarakat, pihaknya bersama unsur Forkopincam, Tagana, Babinsa, BPBD, dan Dinas Sosial langsung melakukan pengecekan ke lokasi.

“Anggota bersama instansi terkait telah melakukan pendataan, inventarisasi kerusakan, serta langkah mitigasi bencana agar dampak tidak semakin meluas. Hingga saat ini situasi di lokasi masih aman dan kondusif, alhamdulillah dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, kerugian materil masih dalam pendataan.” jelasnya.

Baca Juga :  Maraknya Mafia Tanah dan Penambanagn Ilegal, Polsek Cikajang Polres Garut Berkomitmen Akan Tindak Tegas Para Pelaku

Selain melakukan pengecekan, aparat juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan, mengingat curah hujan di wilayah Singajaya masih cukup tinggi.

Pihak kepolisian mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan longsor agar tetap waspada dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah.

(dk)

Berita Terkait

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan
Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif
Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks
Hari Pertama Sekolah, Bupati Garut Izinkan ASN Dampingi Anak: Pendidikan Dimulai dari Keluarga
Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra
Dua Pengedar Psikotropika Diciduk Satres Narkoba Polres Garut, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Selamatkan Sumber Air, Pemerintah Desa Mekarsari Ajak Warga Peduli Lingkungan
Pria Diduga Pelaku Curanmor di Pantai Karang Paranje Diamankan Polisi Usai Nyaris Diamuk Massa
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:56 WIB

Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:32 WIB

Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:24 WIB

Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:18 WIB

Dua Pengedar Psikotropika Diciduk Satres Narkoba Polres Garut, Jaringan Pemasok Masih Diburu

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!