Bupati Garut : Pemkab Garut Paling Besar Bayar Pajak Sekitar 300 Milyar Rupiah - Kilas Garut News

Bupati Garut : Pemkab Garut Paling Besar Bayar Pajak Sekitar 300 Milyar Rupiah

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 21 Januari 2022 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News – Kantor Pelayan Pajak (KPP) Pratama Garut, menggelar acara Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Apresiasi Kepada Wajib Pajak KPP Pratama Garut Tahun 2021, yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jum’at (21/01/2022). Acara dibuka resmi Bupati Garut, Rudy Gunawan. Turut dihadiri Kepala KPP. Kanwil Provinsi Jawa Barat, Erna Sulistyowati, Kepala KPP Garut, Dadang Karna Permana, dan tamu undangan lainnya.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, dalam sambutannya mengatakan, penerimaan pajak yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, pada tahun 2021 melebihi target  mencapai 103 persen.

“Pajak daerah di Kabupaten Garut berbeda dengan pajak yang di kelola oleh DJP Kantor Pratama, kami berdasarkan Undang-Undang (Nomor) 28 Tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah, sekarang pajak dan retribusi daerah kami hanya 150 miliar, tetapi tahun ini kita mendapatkan pajak dari retribusi daerah 103%, artinya melebihi dari pada target,” ujar Bupati Garut.

Dalam kesempatan ini juga, Rudy mengucapkan rasa terima kasihnya kepada para pengusaha yang telah memberikan kontribusi terhadap pajak daerah.

“Kalau (kantor) Pajak Pratama itu mengurus pajak-pajak misalnya Ibu Kanwil kita punya yang namanya Sukaregang, Sukaregang itu kalau hari-hari tertentu di luar pandemi bis itu bercecer banyak, itu pajaknya tidak ke kami, itu pajaknya ke Pak Dadang (Kepala KPP Garut), begitupun Alfamart, Indomaret, (atau) mart, mart  mart yang bapak-bapak punya, (atau) toko apapun pajaknya tidak ke kami, pajaknya ke Kantor Pajak Pratama,” ucapnya.

Baca Juga :  Penertiban Pedagang di Jalan Merdeka dan Guntur Sari, Pemkab Berikan Batas Waktu

Sementara itu, pajak dari pegawai Pemkab Garut kepada KPP Pratama Garut, ungkap Rudy, bisa dikatakan paling besar, karena mampu mencapai 300 miliar rupiah.

“Termasuk yang paling besar bayar pajak itu adalah Pemda Garut, (karena) hampir 300 Miliar ya Pemda Garut membayar pajak, dari target (KPP Pratama Garut) 500 miliar yang bayar itu adalah 300 miliarnya itu adalah Pemda Garut, karena gaji (pegawai) Pemda Garut itu dipotong,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral Pajak (DJP) Jawa Barat I, Erna Sulistyowati, menuturkan, saat ini pihaknya sedang berbenah melakukan reformasi dan transformasi, sehingga ia meminta dukungan kepada seluruh pihak agar KPP Pratama Garut bisa mempunyai Predikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi.

“Jadi mohon dukungan bapak ibu semoga kami bisa tetap melaksanakan amanah ini dengan menjunjung Integritas yang sangat tinggi, tanpa dukungan bapak ibu sekalian kami pasti tidak bisa, karena kami tidak bekerja sendirian, jadi dalam hal ini nanti ada mungkin penandatangan bersama seperti itu, bahwa kita siap bersama-sama untuk mensukseskan KPP Pratama Garut tahun ini bisa mencapai Predikat KPP atau Unit Kerja yang mempunyai Predikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi,” tutur Erna.

Baca Juga :  Polsek Bungbulang Melakukan Pendataan

Di tempat yang sama, Kepala KPP Pratama Garut, Dadang Karna Permana, menjelaskan, pencanangan pembangunan zona integritas merupakan langkah awal dan bagian dari menyukseskan reformasi birokrasi, dengan melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahaan yang baik, efisien, pelayanan prima dan memuaskan.

Pencanangan ini merupakan salah satu syarat dari penilaian mandiri reformasi birokrasi yang diamanatkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) Republik Indonesia.

“Oleh karenanya selain kami mempunyai komitmen yang kuat, bapak ibu sekalian mitra kerja (dan) stakeholder kami akan bisa memberikan dukungan dan bersinergi dalam melaksanakan tugas untuk mewujudkan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi,” jelas Dadang.

Terakhir, ia juga berterima kasih kepada wajib di wilayah KPP Pratama Garut atas kontribusi terhadap penerimaan pajak serta kepada mitra dan stakeholder sehingga Tahun 2021 penerimaan pajak dari KPP Pratama Garut bisa mencapai diatas 100 persen. Di tahun 2021, dari target penerimaan pajak untuk KPP Pratama Garut sebesar 502,58 Miliar telah tercapai 104,84 persen.(red*).

Berita Terkait

Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026 Laksanakan KKL di Garut Selatan, Tinjau Pembangunan Batalyon Teritorial
Tanggap Darurat 24 Kecamatan Terdampak di Kabupaten Garut Resmi Ditetapkan
Langkah Strategis Kodim 0611 Garut Gandeng Media, Ini Pesan Pentingnya
Gerak Cepat Dinsos Garut dan LKSA Al-Usman, Sembako Sampai ke Penyandang Disabilitas Dewi Sinta di Situsaeur
Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan
Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA
Bupati Garut Gaskeun Pembangunan Karakter, Pramuka Jadi Garda Terdepan
Air Setinggi 30 Cm Rendam Rumah Warga, Polisi Bergerak Cepat Tangani Banjir di Karangpawitan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:28 WIB

Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026 Laksanakan KKL di Garut Selatan, Tinjau Pembangunan Batalyon Teritorial

Senin, 20 April 2026 - 22:14 WIB

Tanggap Darurat 24 Kecamatan Terdampak di Kabupaten Garut Resmi Ditetapkan

Senin, 20 April 2026 - 21:18 WIB

Langkah Strategis Kodim 0611 Garut Gandeng Media, Ini Pesan Pentingnya

Senin, 20 April 2026 - 19:56 WIB

Gerak Cepat Dinsos Garut dan LKSA Al-Usman, Sembako Sampai ke Penyandang Disabilitas Dewi Sinta di Situsaeur

Senin, 20 April 2026 - 13:14 WIB

Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan

Senin, 20 Apr 2026 - 13:14 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!