Yudha Puja Turnawan Dengarkan Curhatan Warga Saat Reses Masa Sidang I Tahun 2024 - Kilas Garut News

Yudha Puja Turnawan Dengarkan Curhatan Warga Saat Reses Masa Sidang I Tahun 2024

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 16 Januari 2024 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Tampung aspirasi warga, anggota DPRD Kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan menggelar Reses Masa Sidang I tahun 2024 daerah Pemilihan I yang bertempat di Gedung Islamic Center, Jalan Pramuka, Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Selasa (16/01/2024).

Reses tersebut dihadiri ratusan jumlah warga dari berbagai kelurahan. Diantaranya, Kelurahan Pakuwon, Paminggir, Kota Kulon, Muara Sanding, dan kelurahan lainnya di lingkungan kerja kecamatan Garut kota.

Dalam kesempatan itu, Yudha Puja Turnawan anggota DPRD Garut yang juga selaku Ketua Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Garut, ia menyampaikan, dalam kegiatan ini ada dua kegiatan diwaktu yang sama, yang pertama tadi dari pagi saya menggelar pelatihan untuk 389 saksi TPS. Selanjutnya saya menggelar penyerapan aspirasi internal”ungkap Yudha kepada wartawan. Selasa (16/01/2024).

“Saksi TPS yang tadi mewakili dari beberapa  kelurahan diantaranya , kelurahan Regol,Paminggir,kota kulon,jadi semuanya ada 11 kelurahan di kecamatan Garut kota”ujar Yudha.

Kalau untuk hasil resesnya, kata Yudha, ada diantaranya yaitu ibu Erni dari kelurahan Muara Sanding, dia curhat mengenai soal sulitnya membuat E-KTP dengan alasan setiap blangko yang tidak ada. 

Nah kemudian saya bilang kalau memang untuk cetak KTP ulang biasanya agak sulit untuk pemula, tapi kita Carikan solusi dan tadi saya memberikan nomor telepon langsung yang nanti saya akan menjembatani kepada dinas Capil, dan dia juga mengeluhkan adanya calo e-KTP (pungli) yang dimana kalau pake uang bisa cepat, kalau tidak akan lama.

Baca Juga :  H. Alan Partimbang Bersama Hj. Nurhayati Siap Berperan Menangkan Hanura

“Ini kita akan telusuri juga karena selaku Anggota Dewan menurut saya berkewajiban adakan pengawasan hal seperti itu. Walaupun itu bukan mitra komisi saya yah, kalau dinas Capil’ tegasnya.

Dirinya menambahkan, tadi ada ibu dari kelurahan Paminggir menanyakan tentang intensif kader posyandu.

Selain itu ada guru yang Curhat, pak Andi namanya, dari Kelurahan Kota Kulon RW 22, beliau gaji nya sangat kecil, dan saya langsung petakan bahwa beliau pegawai pemerintah yang non pegawai negeri alias guru honorer atau sukwan tentu kalau guru honorer yang tidak tercatat sebagai ASN. 

Solusinya adalah, jelas Yudha, Kemenpan RB kan tiap tahun sekarang membuka formasi P3K, diluar PNS. Tentu ini bagian dari upaya bagaimana guru -guru honorer yang ada itu bisa beralih menjadi guru P3K, menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, nah saya bilang barusan kepada pak Ardi untuk persiapkan diri saja untuk Agar ketika nanti ada pembukaan tes P3K lagi untuk belajar secara ini karena tentu persaingan sangat ketat ya,”jelasnya.

Baca Juga :  Jaga Ketertiban Dan Kelancaran Pertandingan Polres Garut Siap Untuk Pengamanan Liga 3 Grup F

Selanjutnya, tambah Yudha, jadi ada beberapa hal yang dikeluhkan warga. Tadi juga ada ibu Lusi dari RW 02 Kel Cimuncang, dia mengeluhkan di tidak punya handphone, tidak punya email juga, yang sekarang kartu keluarga itu kan, digital yah. Nah ini saya jawab langsung bahwa untuk warga Garut yang memang tidak memiliki handphone silahkan saja langsung ke kecamatan untuk mencetak kartu keluarga, jadi tentu ini perlu diketahui juga bahwa, walaupun memang sekarang ini sudah beralih ke digital tapi warga masih bisa mencetak KK nya ke kantor kecamatan.

Masih menurut Yudha memaparkan, ada warga dari Paminggir barusan teh Yuyun  curhat bahwa, banyak bantuan sosial (bansos) pemerintah itu tidak tepat sasaran diantaranya yang menerima bpnt, PKH itu orang orang mampu. Menurut Yudha, ini kan di operator si kenji, nah si kenji dari kelurahan  itu bisa menyanggah, mereka bisa mengusulkan untuk dihentikan bantuan kemudian diusulkan bantuan yang baru. Jadi kuncinya itu dari bawah makanya saya kepada yang curhat tersebut (ibu Yuyun) untuk bersinergi dengan operator si kenji,”paparnya. (Agus*).

Berita Terkait

210 Orang PPK Resmi Dilantik KPU Garut
Divisi Penindakan Penanganan Sengketa Panwascam Sucinaraja Pertegas Regulasi Penanganan Teknis Pelanggaran Pemilu 2024
Siapkan Aparatur Pengawas Pemilu 2024 Yang Solid, Panwascam Sucinaraja Gelar Rapat koordinasi
Ketua Panwascam Sucinaraja Pimpin Rapat Pembinaan Aparatur Pengawas Pemilu 2024
Divisi SDM dan DATIN Sebut Peran Media Paling Efektif Dalam Publikasi Pelaksanaan Pemilu 2024
Begini Kata Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Pemilu Saat Rapat Publikasi dan Dokumentasi
Panwascam Sucinaraja Gandeng Awak Media Gelar Publikasi dan Dokumentasi Pengawasan Pemungutan dan Perhitungan Suara 
Polres Garut Jamin Keamanan dan Kelancaran Tahapan Kegiatan Akhir Sidang Pleno Pemilu 2024 
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 19:02 WIB

210 Orang PPK Resmi Dilantik KPU Garut

Minggu, 24 Maret 2024 - 09:57 WIB

Divisi Penindakan Penanganan Sengketa Panwascam Sucinaraja Pertegas Regulasi Penanganan Teknis Pelanggaran Pemilu 2024

Sabtu, 23 Maret 2024 - 09:37 WIB

Siapkan Aparatur Pengawas Pemilu 2024 Yang Solid, Panwascam Sucinaraja Gelar Rapat koordinasi

Sabtu, 23 Maret 2024 - 09:31 WIB

Ketua Panwascam Sucinaraja Pimpin Rapat Pembinaan Aparatur Pengawas Pemilu 2024

Kamis, 21 Maret 2024 - 09:13 WIB

Divisi SDM dan DATIN Sebut Peran Media Paling Efektif Dalam Publikasi Pelaksanaan Pemilu 2024

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

4 Pelaku Penculikan dan Penyiksaan di Cikajang Dibekuk Polisi

Kamis, 23 Apr 2026 - 15:11 WIB

Redaksi Kilas

Priyo Sumbodo Turun Tangan, Longsor Putus Jalur Utama Garut Selatan

Kamis, 23 Apr 2026 - 12:48 WIB

Redaksi Kilas

TMMD ke-128, Andrik Fahrizal: Kami Hadir untuk Kesejahteraan Rakyat

Kamis, 23 Apr 2026 - 09:07 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!