Implementasi Forest Programme V Sukses Digelar, Sekda Garut Berharap Camat dan Kepala Desa Mendukung Program Ini - Kilas Garut News

Implementasi Forest Programme V Sukses Digelar, Sekda Garut Berharap Camat dan Kepala Desa Mendukung Program Ini

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 9 November 2023 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) mencanangkan Implementasi Forest Programme V Kabupaten Garut di Ballroom Saphire Hotel Harmoni, Rabu (08/11/2023).

i

Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) mencanangkan Implementasi Forest Programme V Kabupaten Garut di Ballroom Saphire Hotel Harmoni, Rabu (08/11/2023).

KILASGARUTNEWS.id|Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) mencanangkan Implementasi Forest Programme V Kabupaten Garut di Ballroom Saphire Hotel Harmoni, Rabu (08/11/2023).

Program ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia dengan Pemerintah Jerman untuk mendukung perhutanan sosial.

FPV bertujuan untuk meningkatkan kapasitas terkait perhutanan sosial, mengadopsi model kehutanan berkelanjutan, dan memperbaiki kebijakan terkait di lingkungan Ditjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Masyarakat.

Kepala Balai PSKL Wilayah Jawa, Nur Faizin, berharap Garut  menyampaikan, jika Kabupaten Garut menjadi salah satu target pengimplementasian FPV ini. Dimana, melalui implementasi program ini, pihaknya akan mendorong percepatan program perhutanan sosial untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Garut khususnya  dan memulihkan hutan di wilayah Jawa.

Melalui program ini, pihaknya berkeinginan menjadikan Kabupaten Garut sebagai role model suksesnya program perhutanan sosial.

“Diharapkan menjadi pembelajaran proses-proses di Garut ini untuk seluruh Indonesia, barangkali justru dunia Pak akan datang ke Garut, untuk melihat bagaimana suksesnya program perhutanan sosial di Kabupaten Garut ini,” ujar Nur Faizin.

Baca Juga :  Ops Lilin Lodaya 2025 Hari Kedua, Rekayasa One Way Diterapkan di Jalur Limbangan dan Kadungora

Ia juga memaparkan dalam FPV ini ada 3 kegiatan utama untuk mendorong pengelolaan perhutanan sosial, yaitu pengelolaan kelembagaan, pengelolaan kawasan, dan pengelolaan usaha.

Nur Faizin mengungkapkan jika pelaksanaan FPV ini hanya dilakukan di 2 kabupaten di wilayah Jawa, yaitu di Kabupaten Garut dan di Kabupaten Madiun, sementara 2 lainnya yaitu dilaksanakan di Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Program ini sendiri akan berlangsung hingga tahun 2026, dan akan ada penambahan waktu jika program ini berjalan dengan baik.

“Harapannya secara kolaboratif kita akan bangun Garut secara baik,” harapnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, mendukung program ini sebagai alternatif di tengah tekanan APBD, menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat. Ia meminta camat dan kepala desa untuk mendukung program ini.

Baca Juga :  Barometer Politik Jawa Barat, Agus Eot Prediksi Pemilu dan Pilkada di Garut Jadi Sorotan

“Jadi tidak ada pilihan lain kecuali bapak dan ibu camat bertanggung jawab untuk konteks meng-goal-kan 3 hal ini, karena poinnya akan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, itu yang terpenting,” imbuh Nurdin.

Harapannya, program ini membuat Garut menjadi kiblat perhutanan sosial yang menarik bagi daerah lain, memberikan manfaat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini akan berlangsung hingga 2026, dengan kemungkinan perpanjangan jika berjalan sukses.

“Akan ada side effect yang sangat dominan, yang memberikan nilai manfaat kepada seluruh masyarakat. Tidak hanya itu, hotel juga juga ada, orang jualan juga masuk, kemudian di situ juga interaksi di antara kita juga, dan jangan salah ketika silaturahim tentu ada komunikasi, ketika ada komunikasi peluang itu akan ada,” tandasnya.

(red*).

Berita Terkait

Tanggap Darurat 24 Kecamatan Terdampak di Kabupaten Garut Resmi Ditetapkan
Langkah Strategis Kodim 0611 Garut Gandeng Media, Ini Pesan Pentingnya
Gerak Cepat Dinsos Garut dan LKSA Al-Usman, Sembako Sampai ke Penyandang Disabilitas Dewi Sinta di Situsaeur
Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan
Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA
Bupati Garut Gaskeun Pembangunan Karakter, Pramuka Jadi Garda Terdepan
Air Setinggi 30 Cm Rendam Rumah Warga, Polisi Bergerak Cepat Tangani Banjir di Karangpawitan
Polri Hadir dengan Hati, Polsek Bungbulang Gelar Aksi Jumat Berkah
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:14 WIB

Tanggap Darurat 24 Kecamatan Terdampak di Kabupaten Garut Resmi Ditetapkan

Senin, 20 April 2026 - 21:18 WIB

Langkah Strategis Kodim 0611 Garut Gandeng Media, Ini Pesan Pentingnya

Senin, 20 April 2026 - 19:56 WIB

Gerak Cepat Dinsos Garut dan LKSA Al-Usman, Sembako Sampai ke Penyandang Disabilitas Dewi Sinta di Situsaeur

Senin, 20 April 2026 - 13:14 WIB

Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:02 WIB

Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan

Senin, 20 Apr 2026 - 13:14 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!