PD Aisyiyah Garut Gelar Musyda Ke-14 - Kilas Garut News

PD Aisyiyah Garut Gelar Musyda Ke-14

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 2 Juni 2023 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PD Aisyiyah Garut Gelar Musyda Ke-14

i

PD Aisyiyah Garut Gelar Musyda Ke-14

KILASGARUTNEEWS.id|Pimpinan Daerah (PD) ‘Aisyiyah Garut menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musyda) ‘Aisyiyah Garut ke-14 dengan mengusung tema “Perempuan Garut Berkemajuan, Mencerahkan Peradaban Bangsa” yang dilaksanakan di Aula Hotel Candra Kirana, Jalan Raya Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (1/6/2023). Musyda juga menghadirkan istri Wakil Bupati Garut, dr. Hani Firdiani Budiman sebagai narasumber.

dr. Hani Firdiani berharap, bahwa nantinya setelah Musyda ‘Aisyiyah ini dilaksanakan, akan terpilih ketua yang visioner mengingat ‘Aisyiyah bergerak di banyak bidang diantaranya seperti bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan yang lainnya.

“Dan ini yang menjadi pr (pekerjaan rumah) masyarakat Kabupaten Garut, tentu saja ini sangat penting untuk disupport, karena pentahelix ini kan harus kerja sama pentahelix di Kabupaten Garut sehingga pembangunan SDM di Kabupaten Garut ini bisa cepat ada akselerasi,” ucapnya.

Dalam pemaparan materinya, dr. Hani sempat menyinggung peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), salah satunya yaitu dengan menggunakan metode Amati, Tiru, dan Modifikasi (ATM) dalam hal peningkatan investasi di Kabupaten Garut. Ia menyampaikan, bahwa saat ini belum ada pengusaha di Kabupaten Garut yang memiliki investasi yang sangat besar.

“Tentu saja ini belum ideal, masih ada investor-investor luar yang ikut berinvestasi di Kabupaten Garut, ya terima saja. Nanti kita ATM, Amati, Tiru, Modifikasi, mudah-mudahan ke depannya ya orang Garut yang menjadi pemilik owner dari perusahaan-perusahaan besar,” tutur dr. Hani.

Baca Juga :  Antisipasi Tindak Kriminal Polsek Banyuresmi Polres Garut Lakukan Patroli Dialogis Malam Hari

Terakhir, ia berpesan kepada ‘Aisyiyah Garut untuk tetap menjadi wanita-wanita yang istiqomah, di mana ia mengatakan bahwa dirinya sendiri sangat dekat dengan tokoh-tokoh ‘Aisyiyah sehingga kiprah dari ‘Aisyiyah sendiri sangat terlihat khususnya di beberapa bidang seperti bidang kesehatan dan ekonomi.

“(Kontribusinya) cukup besar, kita kader-kader kesehatan juga banyak dibantu oleh ‘Aisyiyah, saya kerja sama dengan ‘Aisyiyah dari mulai tahun 2006, untuk kader TB, kader TB ‘Aisyiyah mengirim pasien kepada kami kepada Klinik Cisanca dan kita melakukan pengobatan untuk pasien-pasien TB,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Garut, Nurrodhin, menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mengapresiasi atas terselenggaranya Musyda ini. Ia berharap, PD ‘Aisyiyah Kabupaten Garut dapat menyusun rencana kerja dan program kegiatan sesuai dengan tema yang telah ditentukan.

“Saya yakin apa yang telah dibuat dalam konsep rencana kerja, itu semuanya akan menuju ke arah sini (tema Musyda),” ungkapnya.

Pimpinan Muhammadiyah Garut, Agus Rahmat Nugraha, menyampaikan bahwa yang terpenting dari musyawarah ini adalah laju organisasi dapat tetap berjalan, mengingat perjalanan yang paling pokok adalah musyawarah yang merupakan bagian tidak terpisahkan dalam suatu organisasi.

Baca Juga :  Sat Narkoba Polres Garut Kembali Intensifkan Razia Miras Untuk Ciptakan Situasi Kondusif

“Kami mengusung tema besar untuk musyawarah itu tiada lain adalah agar nilai-nilai utama dari yang menjadi nilai utama di Muhammadiyah itu juga bisa terefleksikan dan terimplementasi kepada seluruh anggota,” katanya.

Agus mengatakan, esensi musyawarah adalah memusyawarahkan sesuatu yang sangat agung, di mana terdapat komitmen terkait dengan kepemimpinan, program kerja, dan tanggung jawab, tidak hanya bagi persyarikatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah namun juga untuk umat dan bangsa.

Di tempat yang sama, Ketua PD ‘Aisyiyah Garut, Yati Rosyati Damini, mengatakan bahwa tema yang diusung pada Musyda kali ini sangat penting sebagai pandangan ‘Aisyiyah dalam perjuangan dan bersungguh-sungguh memajukan perempuan serta mengukir peradaban bangsa.

“Makna dari tema tersebut tentu tidak terlepas dari perjuangan atas kiprah yang telah diupayakan selama satu abad, yang merupakan modal sosial, sejarah, dan perjalanan yang sangat penting yang berawal dari tahun 1923,” ungkapnya.

Ia menuturkan, bahwa kiprah ‘Aisyiyah Garut sendiri bergerak di dalam beberapa bidang, salah satunya yaitu di bidang pendidikan, di mana PD ‘Aisyiyah Garut memiliki 91 amal usaha pendidikan yang terdiri dari taman kanak-kanak, Kober, PAUD, RA, dan SD.

Berita Terkait

Granat Diduga Peninggalan Masa Revolusi Ditemukan Warga, Tim Jibom Polda Jabar Lakukan Pemusnahan di Leles Garut
Aksi Pembobol Rumah Terhenti, Polisi Amankan Pelaku Beserta Hasil Curian
Kasat Reskrim Polres Garut Berganti, AKP Herman Saputra Siap Perkuat Penegakan Hukum
Sidak Tambang di Leles Berujung Sanksi, Tiga Lokasi Tak Bisa Lagi Beroperasi
Ega Mahesa: Kemajuan Digital Harus Disikapi Bijak oleh Generasi Muda
Resmi Dilantik, PC SEPMI Kabupaten Garut Masa Jihad 2025-2027 Siap Melesat Menuju Garut Hebat
Dukung Program Prabowo, BPJPH Percepat Sertifikasi Halal SPPG di Kabupaten Garut
Salat Iduladha di Garut Berlangsung Khusyuk, Syakur Amin Doakan Jemaah Haji Tetap Lancar
Berita ini 143 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:21 WIB

Granat Diduga Peninggalan Masa Revolusi Ditemukan Warga, Tim Jibom Polda Jabar Lakukan Pemusnahan di Leles Garut

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:27 WIB

Aksi Pembobol Rumah Terhenti, Polisi Amankan Pelaku Beserta Hasil Curian

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:46 WIB

Kasat Reskrim Polres Garut Berganti, AKP Herman Saputra Siap Perkuat Penegakan Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:13 WIB

Sidak Tambang di Leles Berujung Sanksi, Tiga Lokasi Tak Bisa Lagi Beroperasi

Senin, 1 Juni 2026 - 12:49 WIB

Ega Mahesa: Kemajuan Digital Harus Disikapi Bijak oleh Generasi Muda

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!