KILASGARUTNEWS.id|Rutinitas Seperti Biasa Setiap Tahun pada malam takbiran petugas gabungan dari Forkopimda Garut melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan sepanjang Bazar Ramadhan 1444 Hijriyah di Jalan Ahmad Yani, pengkolan dan Jalan Pramuka Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jumat (21 April 2023) malam.
Pantauan di lapangan Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman didampingi Sekretaris Daerah H Nurdin Yana, dan Forkopimda serta jajaran pejabat Pemkab Garut lainnya memimpin penertiban PKL tersebut dengan pengawalan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut. Di belakang rombongan, pasukan petugas kebersihan pengiring melakukan pembersihan, lengkap dengan loader dan sejumlah armada truk angkutan sampah serta mobil Damkar.

Dalam penertiban tersebut diturunkan beberapa personil Dinas Perhubungan. Juga, aparat Polri, dan TNI. Wakil Bupati dan rombongan bertolak dari rumah dinas Pamengkang Gedung Pendopo Garut, pada sekitar 21:30 WIB, nampak Wakil Bupati pun bercengkrama dengan para pedagang.
Saat ditemui di sela penertiban, Wabup Garut dr Helmi Budiman didampingi Sekda Garut H Nurdin Yana menyampaikan sebelumnya para pedang telah dihimbau pada jam 10:00 WIB sudah selesai, alhamdulilah berjalan lancar.
” Alhamdulilah penertiban PKL bisa berjalan aman dan lancar. Kita memberikan peluang, dimanfaatkan sebaik baiknya tidak melanggar aturan, dan bisa kita laksanakan bersama sama,” ucapnya
Disampaikan Wabup, penertiban ini melibatkan Satpol PP dan TNI-Polri dan menurunkan dua alat berat Loader dan 40 Dam Truk dari Dinas LH, serta Damkar
“Pembersihan ini memang memerlukan logistik yang cukup, salah satunya karena banyak sampah dan kayu untuk tempat berjualan, kita tertibkan semua,” tandasnya
Wabup menambahkan, harapannya pertama dari kegiatan ini adalah masyarakat bisa berdagang, bisa mengambil keuntungan dan tentunya bisa melaksanakan berlebaran besok, kedua di akhir Ramadhan biasanya ada kebutuhan masyarakat yang cukup tinggi untuk beli pakaian dan lain lain sebagainya
” Mudah mudahan ini juga merupakan pertumbuhan dari ekonomi itu kita harapkan dan tentunya kita ingin wilayah kota ini bersih kembali karena daerah tersebut itu sebagai kota tertib lalulintas (KTL),” pungkasnya.(Agus*).











