KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Apel Gabungan sekaligus melepas kontingen Kabupaten Garut yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Lapangan Apel Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (26/10/2026).
Mengusung tema “Garut Hebat, Teuneung Ludeung, Manjing Jawara”, Kabupaten Garut memberangkatkan sebanyak 783 personel yang terdiri atas 526 atlet serta 257 pelatih dan ofisial. Jumlah tersebut menjadi kontingen terbesar dibandingkan keikutsertaan Garut pada tahun-tahun sebelumnya.
Dalam sambutannya, Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa para atlet yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik daerah yang diharapkan mampu bersaing dan mempertahankan prestasi Garut di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Meski menghadapi keterbatasan fiskal daerah, Syakur menekankan bahwa kondisi tersebut tidak boleh memadamkan semangat juang para atlet untuk mengukir prestasi.
“Kita mengirimkan tim terbaik yang dimiliki Kabupaten Garut untuk bisa bertahan di provinsi. Di balik keterbatasan fiskal yang menjadi masalah, itu tidak menutup kemungkinan bagi anak-anak kita untuk berangkat dan tetap menunjukkan sikap mental pantang menyerah khas orang Garut,” tegasnya.
Menurut Syakur, keikutsertaan Garut dalam ajang olahraga tingkat provinsi tidak hanya berorientasi pada pencapaian medali, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Garut, lanjutnya, menaruh perhatian terhadap perkembangan olahraga karena memiliki keterkaitan dengan berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.
“Ini semata-mata juga untuk mendorong perekonomian di Kabupaten Garut. Kami, Pemerintah Kabupaten Garut, sangat peduli terhadap kegiatan-kegiatan olahraga. Diharapkan memberikan dampak positif pada bidang lainnya seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” ungkapnya.
Bupati juga berpesan agar seluruh atlet menjaga nama baik Kabupaten Garut, menjunjung tinggi sportivitas, serta menunjukkan mentalitas petarung dalam setiap pertandingan.
“Anda adalah orang-orang yang mewakili Garut. Dengan segala keterbatasan, Anda bisa menunjukkan prestasi yang sangat baik,” pesannya.
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, turut menyampaikan optimisme terhadap kemampuan kontingen Kabupaten Garut dalam menghadapi persaingan di Porprov Jawa Barat XV 2026.
Ia berharap seluruh atlet dapat bertanding secara maksimal, menjaga kekompakan, serta membawa pulang medali untuk mengharumkan nama Kabupaten Garut.
“Saya optimis dengan kemampuan kontingen Kabupaten Garut yang mampu bersaing di tingkat provinsi. Saya pribadi tidak terlalu banyak ikut campur di pelatihannya, cuman bisa mendoakan dan berharap anak-anak ini berprestasi membawa pulang medali,” ujar Putri.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula penyerahan simbolis perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi para atlet sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan selama menjalankan aktivitas olahraga.
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut, Subhan Rohmansyah, menyampaikan bahwa berbagai persiapan teknis telah dilaksanakan, termasuk pemusatan latihan atau training center.
Dukungan kebutuhan kontingen, mulai dari akomodasi, konsumsi hingga layanan kesehatan, juga telah dikoordinasikan bersama sejumlah fasilitas kesehatan, yakni RSU dr. Slamet, RS Nurhayati, dan RS Rotinsulu.
“Secara teknis, termasuk pemusatan latihan (training center), telah kita laksanakan. Insyaallah, kita tinggal bertanding,” tegas Subhan.
Pada Porprov Jawa Barat XV 2026, Kabupaten Garut dijadwalkan mengikuti 53 dari total 68 cabang olahraga, 66 dari 95 disiplin, serta 396 dari 1.156 nomor pertandingan.
Porprov Jawa Barat XV 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7–20 November 2026, dengan babak pendahuluan yang dimulai pada 27 Oktober 2026.
Dengan kekuatan 526 atlet yang didukung 257 pelatih dan ofisial, kontingen Kabupaten Garut diharapkan mampu menampilkan performa terbaik dan bersaing secara kompetitif dengan daerah lain.
Pelepasan ini menjadi momentum untuk membangkitkan semangat olahraga sekaligus mempertegas tekad Kabupaten Garut dalam meraih prestasi.
Kini, perjuangan para atlet Garut memasuki tahap penting. Dengan semangat “Teuneung Ludeung, Manjing Jawara”, mereka diharapkan tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga mengharumkan nama daerah melalui kerja keras, sportivitas, dan semangat pantang menyerah.




























