20 Orang Penyandang Disabilitas Dilatih Mendaur Ulang Kertas Limbah - Kilas Garut News

20 Orang Penyandang Disabilitas Dilatih Mendaur Ulang Kertas Limbah

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 7 September 2022 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Bertempat di Aula Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (6/9/2022), sebanyak 20 orang penyandang disabilitas mengikuti Pelatihan Wirausaha Mandiri. Pelatihan ini digagas penuh oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kabupaten Garut, bekerja sama dengan PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII, Increase, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut.

Ketua DPC HWDI Kabupaten Garut, Yesi Endah Sundasari, mengatakan jika pelatihan wirausaha mandiri ini difokuskan dalam pelatihan daur ulang kertas limbah yang bisa dijadikan sebuah produk bernilai tinggi dan ramah lingkungan.

“Pelatihannya tadi ya daur ulang kertas, jadi memanfaatkan limbah (kertas) dijadikan produk seperti tempat tisu, terus ada juga kaya (kotak) pensil, jadi kan dari bahan-bahan yang sudah tidak terpakai, nanti jadi produk baru yang bermanfaat lagi, terus ramah lingkungan juga,” ujar Yesi dalam keteranganya.

Ia mengungkapkan jika acara pelatihan ini akan dilaksanakan selama 5 hari yang dimulai sejak tanggal 6 September 2022 hingga 10 September 2022 nanti.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan mengolah limbah kertas khususnya bagi disabilitas yang ada di Kabupaten Garut.

“Dan nantinya juga kan ketika produk itu sudah menjadi produk (bernilai) bisa dijual, dan nantinya temen-temen dengan hasil (penjualan produk) itu bisa lebih mandiri dalam segi ekonominya,” papar Yesi.

Baca Juga :  Perayaan HUT RI Ke-77 Tahun Ini Ramai dan Cukup Meriah Begini Kata Kader Partai Demokrat H Alan Partimbang

Dalam kegiatan ini, imbuh Yesi, pesertanya tidak hanya kaum hawa saja, melainkan juga melibatkan peserta laki-laki karena nantinya diharapkan terjalin kebersamaan dalam pembuatan produk.

Terlebih, tindaklanjut dari pelatihan ini yakni terbentuknya Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dari para peserta yang hari ini mengikuti pelatihan wirausaha mandiri.

“Ke depannya insya Allah akan dibuat satu (kelompok) seperti KUBE gitu (atau) kelompok usaha bersama dari temen-temen ini, dan agar ilmu yang didapat itu nanti kan diterapkan dan mengahasilkan yang tadi itu (produk bernilai), bisa menghasilkan untuk temen-temen (agar) lebih bisa mandiri dalam ekonomi tadi,” ucapnya.

Sementara itu, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut sendiri melalui Sub Koordinator (Subkor) Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas dari Dinas Sosial (Dinsos) Garut, Cucu Sumiati, menuturkan, acara ini merupakan wujud kepedulian HWDI dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, dan juga berguna untuk mengasah kreativitas khususnya bagi para peserta pelatihan.

“Dan ini merupakan sebuah wujud kepedulian dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, selain itu juga menggunakan dari limbah contohnya bahan plastik yang dapat memberikan nilai tambah untuk mengasah kreativitas masyarakat khususnya masyarakat disabilitas yang mengikuti pelatihan keterampilan ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Kapolres Garut Beserta Forkopimda Garut Salurkan Bansos Kepada Warga Terdampak Bencana Banjir Cisurupan

Di tempat acara, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN VIII, Veny Octariviani, memaparkan, pihaknya menyambut baik ajakan kerja sama dari pihak DPC HWDI Kabupaten Garut. Apalagi menurutnya, PTPN VIII selama ini berkomitmen mendukung pemberdayaan disabilitas di Indonesia.

“Tujuan PTPN VIII memberikan pelatihan ini adalah untuk mengajak para penyandang disabilitas menjadi mandiri sesuai dengan kapasitasnya, sebagai bekal untuk hidup yang lebih baik dan tidak bergantung pada orang lain, papar Veny.

Menurutnya, pihaknya hanya  memberi bantuan stimulan, agar supaya ilmu dalam mengolah sampah ini dapat terus digunakan sebagai modal awal untuk meningkatkan perekonomian keluarganya.

Veny menambahkan, pelatihan ini merupakan kegiatan kedua yang dilakukan, sebelumnya di akhir tahun 2021 PTPN VIII membagikan sekitar seribu paket sembako untuk seribu orang disabilitas khususnya yang ada di Kecamatan Malangbong.

Veny berharap melalui pelatihan ini para penyandang disabilitas bisa lebih berkarya, mandiri, dan mengembangkan usaha yang memang sesuai dengan kapasitas yang dimiliki.

Berita Terkait

Podcast Rotinsulu Care Jadi Momentum Besar, Bupati Garut Perkuat Layanan Kesehatan Primer hingga Rujukan
Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul
Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan
Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif
Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks
Hari Pertama Sekolah, Bupati Garut Izinkan ASN Dampingi Anak: Pendidikan Dimulai dari Keluarga
Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra
Dua Pengedar Psikotropika Diciduk Satres Narkoba Polres Garut, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:24 WIB

Podcast Rotinsulu Care Jadi Momentum Besar, Bupati Garut Perkuat Layanan Kesehatan Primer hingga Rujukan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:35 WIB

Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:56 WIB

Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:32 WIB

Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!