Keluarga Tidak Mampu dan Belum Terdata di DTSEN, Pemuda Autis Asal Sukaratu Sucinaraja Belum Tersentuh Medis dan Bantuan Sosial - Kilas Garut News

Keluarga Tidak Mampu dan Belum Terdata di DTSEN, Pemuda Autis Asal Sukaratu Sucinaraja Belum Tersentuh Medis dan Bantuan Sosial

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 6 November 2025 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Kisah pilu datang dari seorang pemuda bernama Resa Suherman Firdaus (23) putra dari pasangan Holid Apipudin (50) dan Eros Rosita (49) warga Desa Sukaratu, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

Resa diketahui mengalami gangguan mental dan menderita autisme, yang menyebabkan dirinya tidak dapat berbicara secara normal serta memerlukan pendampingan medis dan bantuan sosial secara berkelanjutan dari Dinas Sosial Kabupaten Garut.

 

Berdasarkan hasil penelusuran Kilas Garut News di lapangan, Resa tinggal bersama keluarganya yang termasuk dalam kategori tidak mampu secara ekonomi. Kondisi keluarga yang serba terbatas membuat Resa selama ini tidak mendapatkan penanganan medis secara intensif, bahkan belum terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menurut warga sekitar, keseharian Resa hanya dihabiskan di dalam rumah bersama orang tuanya. Ia jarang berinteraksi dengan masyarakat karena keterbatasan komunikasi dan kondisi kejiwaannya.

Baca Juga :  Pelaku Curanmor di Tabrik Berhasil Dibekuk Jajaran Polsek Wanaraja

Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Al Usman Sucinaraja Deden Kurnia, S.Pd., membenarkan bahwa keluarga Resa memang perlu ada perhatian khusus baik medis maupun bantuan sosial seperti bantuan BPNT maupun PKH.

“Benar, Resa ini mengalami gangguan mental dan tidak bisa berbicara normal. Keluarganya tergolong tidak mampu, dan selama ini belum mendapat bantuan apapun karena tidak masuk DTSEN. Kami sudah sampaikan ke Dinas Sosial Garut agar segera mendapat perhatian,” ujar Deden Kurnia, Kamis (6/11/2025).

Sementara itu, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Garut Linda Hastuti saat dikonfirmasi melalui Seluler pribadinya membenarkan bahwa kasus Resa telah diketahui pihaknya. Namun, ia menyebutkan bahwa saat ini stok bantuan pangan di Dinsos sudah habis, dan akan ada penanganan lanjutan pada tahun 2026 mendatang.

“Untuk saat ini, memang bantuan sosial kami sudah habis. Namun, nama Resa akan kami data agar bisa mendapatkan bantuan dan penanganan khusus di tahun 2026,” jelas Kabid Linjamsos Dinsos Garut.

Baca Juga :  Wabup Garut Soroti Tempat Pembuangan Sampah, Sucinaraja Akan Dijadikan Percontohan

Deni Hidayat selaku petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Masyarakat (TKSK) Sucinaraja setelah mendapatkan informasi keadaan Resa saat itu langsung mendatangi keluarga Resa mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi tersebut. 

“Kondisi Resa saat ini memang perlu ada perhatian khusus dari pemerintah, minimal ada pemeriksaan medis dan bantuan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Pihaknya akan menyampaikan melalui Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait agar segera turun tangan untuk memberikan penanganan medis dan bantuan sosial kepada keluarga Resa.

“Kasus ini menjadi pengingat bahwa masih banyak warga Kabupaten Garut, terutama penyandang disabilitas mental, yang belum mendapatkan akses layanan kesehatan dan bantuan sosial secara layak” pungkas Deni.

(Deden Kurnia)

Berita Terkait

Roadshow Kuliner Viral Indonesia Hadir di Garut, Ratusan Tenant Ramaikan CipLaz
Sumur Bor Rp 200 Juta dan Pipanisasi Rp 170 Juta Dipertanyakan, Warga Sindangsari Cibalong Masih Krisis Air Bersih
Rambu Sudah Terpampang, Pelanggaran Masih Terjadi: Warga Soroti Pengendara Lawan Arus di Jalan Siliwangi Garut
Bakti Persada 92, TNI Bangun Sumur Bor untuk 80 KK di Cisewu Garut
HUT ke-81 TNI, Kapolres Garut Sambangi Makorem 062/TN: Sinergitas Makin Erat
Camat Cibalong Dorong Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Terus Diperkuat demi Kondusivitas Wilayah
Wakapolres Garut Kompol Deny Rahmanto Tegaskan Soliditas TNI-Polri di HUT Korem 062/TN
Waspada Foto Bugil Buatan AI, Pemuda di Garut Jadi Korban Pemerasan Akun Tak Dikenal, Minta Transfer Uang untuk Hapus Foto
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Roadshow Kuliner Viral Indonesia Hadir di Garut, Ratusan Tenant Ramaikan CipLaz

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Sumur Bor Rp 200 Juta dan Pipanisasi Rp 170 Juta Dipertanyakan, Warga Sindangsari Cibalong Masih Krisis Air Bersih

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Rambu Sudah Terpampang, Pelanggaran Masih Terjadi: Warga Soroti Pengendara Lawan Arus di Jalan Siliwangi Garut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Bakti Persada 92, TNI Bangun Sumur Bor untuk 80 KK di Cisewu Garut

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:07 WIB

HUT ke-81 TNI, Kapolres Garut Sambangi Makorem 062/TN: Sinergitas Makin Erat

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Bakti Persada 92, TNI Bangun Sumur Bor untuk 80 KK di Cisewu Garut

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:16 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!