Sejumlah Tempat Wisata di Garut Diserbu Wisatawan, 14 Pos Brimob Polda Jabar Disiapkan Untuk Pengamanan - Kilas Garut News

Sejumlah Tempat Wisata di Garut Diserbu Wisatawan, 14 Pos Brimob Polda Jabar Disiapkan Untuk Pengamanan

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 25 April 2023 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Memasuki masa libur hari idul fitri 1444 Hijriah, beberapa destinasi wisata di Kabupaten Garut, mulai didatangi para wisatawan baik yang berasal dari dalam kota maupun dari luar kota. Salah satu tempat wisata yang “diserbu”  para wisatawan adalah Pantai Sayang Heulang yang berlokasi di Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut.

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pariwisata Pantai Sayang Heulang, Santolo, dan Rancabuaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Ate Sutanto, jika kenaikan jumlah kunjungan ke pantai-pantai yang ada di Garut bagian selatan, khususnya ke Pantai Sayang Heulang memang sudah diprediksi sejak awal.

Bahkan, imbuh Ate, di hari ke 2 Idul Fitri 1444 Hijriah, ada peningkatan 20% pengunjung dibanding libur lebaran tahun  kemarin, dengan jumlah wisatawan kurang lebih berada di angka 3 ribu sampai 5 ribu pengunjung. Meski begitu, ia menegaskan jika kondisi di lokasi wisata berjalan aman dan terkendali.

“Untuk pengunjung itu sekarang variatif ya dari mulai lokal (seperti) Garut, Bandung, sampai Jakarta juga ada, saya lihat plat-plat A juga dari Banten juga ada, saya juga tadi melihat plat AB dari Yogyakarta juga ada, (jadi) variatif,” ujar Atesast ditemui di Pantai Sayang Heulang, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Minggu (23/04/2023).

Ia mengungkapkan jika sebelumnya dalam rapat koordinasi (rakor) yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, pihaknya diperintahkan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, terutama dalam pengaturan lalu lintas parkir. Sehingga, guna mengantisipasi hal tersebut, pihaknya sudah menyiapkan beberapa kantong parkir di sekitaran lokasi wisata.

“Kami sudah menyiapkan kantong parkir sekiranya di dalam sudah terjadi kemacetan, maka kita sudah menyiapkan kantong parkir yang diantisipasi untuk menampung jumlah pengunjung yang memang di luar dugaan gitukan, dan itu kita sudah siapkan ya,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Batalyon (Danyon) D Pelopor Satbrimob Kepolisian Daerah (Polda) Jawa  Barat, Kompol Iyus Ali Yusuf, menuturkan, Batalyon D bertugas untuk mengamankan beberapa pantai laut selatan, mulai dari Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasik, Kota Banjar, Kabupaten Ciamis, hingga Kabupaten Pangandaran. Guna menunjang pengamanan di beberapa lokasi tadi, pihaknya mendirikan 14 pos brimob dengan tiap pos berisi 10 personil.

Baca Juga :  Bupati Garut Kunjungi Hutan Kulawung Di Kecamatan Cibalong

Ia menerangkan, berdasarkan laporan dari tim di tiap pos, kondisi pengamanan yang dilaksanakan oleh pihaknya terlaksana dengan baik, lancar, aman, dan nyaman.

“Dan para pemudik maupun yang melaksanakan silaturahmi dengan keluarganya baik berwisata ke daerah pantai selatan, mereka dapat terlaksana dan melaksanakan kegiatan liburan maupun silaturahmi dengan kondisi aman, nyaman, dan lancar,” tuturnya.

Iyus menambahkan, jika saat ini tidak ada perparkiran yang dilaksanakan oleh preman, semuanya sudah terkondisi dengan baik, berkat kerja sama pihaknya dengan dinas pariwisata yang ada masing-masing lokasi pengamanan.

“Jadi tidak ada preman-preman yang menguasai parkiran tidak ada sudah kami amankan semua, kalau terjadi premanisme yang ada di sekitar sini, kita akan amankan, kemudian kita serahkan ke Polsek setempat yang ada di wilayah,” kata Kompol Iyus.

Di tempat yang sama, salah seorang pengunjung dari Bandung, Lusi (28), menuturkan, jika dirinya datang ke Kabupaten Garut dengan tujuan mudik ke daerah Kecamatan Cikajang, sekaligus berlibur ke Pantai Sayang Heulang.

Ia mengatakan, perjalanannya dari Bandung terbilang lancar, walaupun dirinya sempat tersendat di daerah maktal (Garut Kota). Meskipun begitu, dari Maktal hingga Pantai Sayang Heulang arus lalu lintas berjalan lancar.

“Tadi berangkat dari Bandung, terus ke Cikajang lalu langsung ke sini, (berangkat dari Cikajang) jam 7 kalo nggak salah nyampe ke sini jam 9.30,” ujar Lusi.

Menurutnya, kondisi Pantai Sayang Heulang saat ini sudah lebih bagus dari sebelumnya. Terlebih, dirinya sudah 3 tahun tidak datang ke Pantai Sayang Heulang.

Baca Juga :  Sajikan Menu Makanan Khas Kota Garut, Resto Bumi Upi Jadi Daya Tarik Pengunjung

“(Sayang Heulang sekarang) lebih bagus, soalnya sudah 3 tahun yang lalu saya ke sini lebih bagus, tempat penginapannya lebih bagus dari sebelumnya lah. (Harapannya) lebih dirawat lagi biar makin jadi tambah bagus,” harapnya.

Pengunjung lain yang berasal dari Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Ipan (31), menuturkan alasan dirinya bersama keluarga datang ke Pantai Sayang Heulang, karena memiliki panorama pantai yang bagus, dengan harga tiket yang terjangkau.

Ia mengungkapkan jika dirinya berangkat sekitar pukul 2 dini hari dan sampai di Pantai Sayang Heulang pukul 5 subuh.

Ipan menerangkan jika perjalanan berjalan lancar, namun dirinya menemui beberapa kendala khususnya terkait Penerangan Jalan Umum (PJU) yang berada di area Gunung Gelap.

“Kalau jarak dekat cuman medannya lika-liku, 90% jalan bagus tinggal 10%nan di Gunung Gelap jelek, yang menjadi hambatan itu masih kurang lampu PJU penerangan, itu sih cuman PJU doang. Ya kan kalau Gunung Gelap itu wilayah hutan, jadi kalau nggak ada PJU, nggak dibantu sama lampu PJU agak sulit juga,” tandasnya.

Ia mengungkapkan jika dirinya berangkat sekitar pukul 2 dinihari dan sampai di Pantai Sayangheulang pukul 5 shubuh.

Ipan menerangkan jika perjalanan berjalan lancar, namun dirinya menemui beberapa kendala khususnya terkait Penerangan Jalan Umum (PJU) yang berada di area Gunung Gelap.

“Kalau jarak dekat cuman medannya lika-liku, 90% jalan bagus tinggal 10%nan di Gunung Gelap jelek, yang menjadi hambatan itu masih kurang lampu PJU penerangan, itu sih cuman PJU doang. Ya kan kalau Gunung Gelap itu wilayah hutan, jadi kalau nggak ada PJU, nggak dibantu sama lampu PJU agak sulit juga,” tandasnya.

Ia berharap Pantai Sayang Heulang bisa terus dirawat dan juga pengelolaan sampah bisa terus diperbaiki.

Berita Terkait

Diduga Terjadi Pungli di Sayang Heulang, Polres Garut Periksa Sejumlah Saksi
585 Pendaki Serbu Papandayan, Polisi Ingatkan Wisatawan Waspada Curanmor
Aksi Heroik Polisi Selamatkan 4 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Karangpapak
Diserbu Ribuan Wisatawan, Polisi Perketat Patroli di Kawasan Wisata Darajat Garut
Remaja Tewas Terseret Ombak di Pantai Selatan Garut, Sempat Dievakuasi dalam Kondisi Kritis
 Sat Polairud Polres Garut Perketat Patroli Siaga Penuh Antisipasi Laka Laut di Pantai Selatan
Patroli Laut Ditingkatkan, Sat Polairud Garut Jaga Keamanan Wisata Pantai
LKSA Ibu Aledja Anggapradja Garut Produksi Dendeng Sapi & Lele Prime, Hasil Penjualan Dukung Keberlangsungan Anak Yatim dan Kas Panti
Berita ini 220 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:56 WIB

Diduga Terjadi Pungli di Sayang Heulang, Polres Garut Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:29 WIB

585 Pendaki Serbu Papandayan, Polisi Ingatkan Wisatawan Waspada Curanmor

Senin, 23 Maret 2026 - 15:58 WIB

Aksi Heroik Polisi Selamatkan 4 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Karangpapak

Senin, 23 Maret 2026 - 11:58 WIB

Diserbu Ribuan Wisatawan, Polisi Perketat Patroli di Kawasan Wisata Darajat Garut

Senin, 23 Maret 2026 - 11:08 WIB

Remaja Tewas Terseret Ombak di Pantai Selatan Garut, Sempat Dievakuasi dalam Kondisi Kritis

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Dari Polisi untuk Kemanusiaan, Donor Darah di Garut Disambut Antusias

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:32 WIB

Redaksi Kilas

Program MBG di Garut Terus Dievaluasi untuk Pelayanan Maksimal

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:23 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!