Kilas Garut News- Polsek Tarogong Kidul melaksanakan kegiatan patroli himbauan dalam rangka PPKM Level 1 di Wilayah Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut pada hari Kamis (1/9/2022) pukul 20.00 WIB sampai dengan selesai.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh anggota Polsek Tarogong Kidul untuk memberikan himbauan kepada masyarakat sekitar Wilayah Hukum Polsek Tarogong Kidul untuk senantiasa menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan terutama dalam kegiatan sehari-hari.
Adapun hasil kegiatan Patroli dalam rangka Penerapan PPKM Level 1 tersebut yaitu mulai terlihat adanya penambahan kesadaran terhadap penerapan protokol kesehatan, dan memberikan himbauan kepada masyarakat atau pengunjung yang tidak menggunakan masker sekaligus menghimbau agar segera menutup segala aktifitas pada pukul 22.00 WIB.
“Sekarang di Wilayah kita pulau Jawa ini sudah diterapkan kembali PPKM Level 1, Saya harap kita semua dapat bekerjasama untuk menerapkan protokol kesehatan demi kesejahteraan kita bersama dalam mencegah penyebaran Covid-19 ini” ungkap Kapolsek Tarogong Kidul Kompol Alit Kadarusman, S.Pd, M.Si.
Selama kegiatan berlangsung dapat berjalan dengan lancar dalam situasi yang aman dan kondusif.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Deden Kurnia*).












