Kilas Garut News-Polsek Kadungora melaksanakan kegiatan monitoring Program BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) Wilayah Desa Kadungora yang bertempat di Posyandu Mawae RT 04/05 Desa Kadungora Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut pasa hari Rabu (7/9/2022) pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai.
Monitoring program BIAN ini dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Kadungora, serta dihadiri oleh Sekretaris Camat Kadungora, Kepala Desa Kadungora, Ibu Camat, Ibu Kadws, Babinsa, Bidan Desa, dan Kader Posyandu RW 3/4,6,7 Desa Kadungora.
Program BIAN merupakan program Kementerian Kesehatan RI untuk mengejar cakupan imunisasi rutin yang menurun dengan signifikan akibat adanya pandemi Covid-19. BIAN ini merupakan pemberian imunisasi tambahan Campak-Rubela serta melengkapi dosis Imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat sebagai upaya menutup kesenjangan imunitas anak dengan melakukan hamonisasi kegiatan imunisasi tambahan (campak-rubela) dan imunisasi kejar (OPV, IPV, dan DPT-HB-Hib).
“Dengan adanya program BIAN ini diharapkan dapat melindungi anak-anak Indonesia dari penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi. Saya harap juga ini dapat meningkatkan sinergitas Polri dengan warga, menyerap aspirasi Kader, Bidan Desa unruk menyukseskan program BIAN ini. Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini” ungkap Personel Bhabinkamtibmas Polsek Kadungora.
Kegiatan berjalan dengan lancar dalam situasi yang aman dan kondusif, serta tetap mematuhi protokol kesehatan.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).











