Pj Bupati Buka Resmi Kegiatan Orientasi Tim Pendamping TPK Percepatan Penurunan Stunting - Kilas Garut News

Pj Bupati Buka Resmi Kegiatan Orientasi Tim Pendamping TPK Percepatan Penurunan Stunting

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 20 Maret 2024 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, membuka secara resmi kegiatan Orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) Percepatan Penurunan Stunting yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (19/3/2024).

Dalam sambutannya, Pj Bupati Garut menyatakan komitmennya untuk menciptakan masa depan gemilang melalui ketahanan keluarga dengan mencegah stunting. Salah satu langkah yang diambil adalah pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri untuk meminimalisir risiko stunting.

“Nah untuk menjaga agar tidak stunting, maka dilakukan langkah-langkah sebelum perkawinan, itu ada yang harus dilakukan baik itu di bidang kesehatan, di bidang pendidikan, dan bidang keagamaan,” ucapnya.

Barnas menekankan pentingnya pemahaman TPK terhadap apa yang akan disampaikan kepada masyarakat, sehingga kegiatan ini sebagai momen untuk menyamakan gerak langkah terhadap apa yang akan dilakukan.

Baca Juga :  Personel Polsek Karangpawitan Lakukan Patroli di Kawasan Rawan Bencana Alam

“Sehingga nanti ada gerak langkah yang sama di dalam penyampaian hal-hal yang harus dilakukan oleh orang-orang yang akan dijadikan sasaran misalnya yang akan melahirkan, kemudian yang akan melakukan pernikahan dan lain sebagainya” ujarnya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Garut, Yayan Waryana, menjelaskan bahwa orientasi TPK ini bertujuan memberikan pembekalan kepada tenaga kesehatan, kader TP PKK, Kader KB atau Kader Yandu terkait dengan deteksi dini faktor-faktor risiko stunting secara spesifik maupun sensitif.

“Yang selanjutnya melakukan pendampingan surveilans dengan penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan, menerima dan menyalurkan bantuan sosial terhadap keluarga-keluarga yang berisiko stunting, yaitu dengan sasaran calon pengantin, ibu hamil, ibu bersalin atau ibu nifas, keluarga yang memiliki balita dan balita,” ucapnya.

Baca Juga :  Peduli Lingkungan Polsek Karangpawitan Turut Serta Gelorakan Kegiatan Jum'at Bersih

Kegiatan ini melibatkan 1991 tim dengan total hampir 6 ribu pendamping keluarga, yang akan menjalani orientasi selama 10 hari. Salah satu materi yang disampaikan adalah mekanisme pendampingan keluarga berisiko stunting.

Yayan menerangkan, kegiatan orientasi ini diselenggarakan di setiap kecamatan di seluruh Kabupaten Garut, di mana, untuk Kecamatan Garut Kota sendiri terdapat 4 kelas yang terdiri dari 76 tim dengan jumlah sekitar 288 pendamping keluarga.

“Jadi ada 4 kelas yang nanti disebar di berbagai tempat, karena untuk saat ini hanya bisa menampung 1 kelas saja,” ujarnya.

Jumlah keseluruhannya, kata Yayan, hampir mencapai 5.973 orang pendamping keluarga, dibagi kedalam 126 kelas, di mana per harinya itu hampir 10-13, bahkan ada yang 14 kelas.”katanya. (Agus*).

Berita Terkait

Dinsos Garut Turun Tangan Setelah LKS Al Usman Temukan Warga Disabilitas Terlantar Bansos di Linggamukti
Disdukcapil Garut Turun Gunung di TMMD, Warga Mekarmulya Serbu Layanan Adminduk Gratis
Kadinsos Garut Marlinda Temui Mensos RI, Bersiap Bangun Sekolah Rakyat dan Infrastruktur Sosial
Dari Ucapan Pernikahan hingga Duka Cita, Yans Florist Setia Layani Warga Garut 24 Jam
Harukan Banyak Orang, Ruli Berkebutuhan Khusus Ikut Antusias Ikut Bangun TMMD ke 128 
Malam Hari di Pendopo Garut, Dua Remaja Terciduk Konsumsi Minuman Keras
Serda Edi Kusnadi, Anggota Koramil 1103/Sucinaraja Tekun Kerjakan Pembangunan Rutilahu dalam Giat TMMD ke-128 Kodim 0611/Garut
Pamit Bertugas, Kompol Bayu Tri Nugraha Sampaikan Salam Perpisahan untuk Keluarga Besar Polres Garut
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:46 WIB

Dinsos Garut Turun Tangan Setelah LKS Al Usman Temukan Warga Disabilitas Terlantar Bansos di Linggamukti

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:42 WIB

Disdukcapil Garut Turun Gunung di TMMD, Warga Mekarmulya Serbu Layanan Adminduk Gratis

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:19 WIB

Kadinsos Garut Marlinda Temui Mensos RI, Bersiap Bangun Sekolah Rakyat dan Infrastruktur Sosial

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:14 WIB

Harukan Banyak Orang, Ruli Berkebutuhan Khusus Ikut Antusias Ikut Bangun TMMD ke 128 

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:07 WIB

Malam Hari di Pendopo Garut, Dua Remaja Terciduk Konsumsi Minuman Keras

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!