KILASGARUTNEWS.id|Hari kedua Lokakarya Penyusunan Modul Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) bagi Tokoh Agama Milenial yang digelar oleh Yayasan Cipta dan Tanoto Foundation di Ruang Rapat Wakil Bupati Garut, Sekertariat Daerah (Setda) Garut, Jalan Pembangunan Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (09/09/2023), berjalan dinamis dan lancar.
Lokakarya ini merupakan kegiatan pendampingan fase 2 yang fokus pada implementasi KPP oleh tokoh agama milenial di Kabupaten Garut. Para peserta diharapkan dapat mengidentifikasi fasilitator, menyelesaikan modul, dan menyusun jadwal pelatihan tokoh kunci. Dini juga menekankan pentingnya melibatkan tokoh agama perempuan dalam kegiatan ini.
Kerjasama antara tim penyusun modul diharapkan dapat memetakan kebutuhan peningkatan kapasitas tokoh agama untuk optimal menyampaikan pesan pencegahan stunting. Hal ini diharapkan memberikan manfaat yang besar tidak hanya bagi tokoh agama, tetapi juga bagi masyarakat Garut secara luas.
Kegiatan yang diikuti oleh unsur akademisi, aparatur pemerintahan, hingga perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut ini membahas penyusunan modul yang berisi materi dasar dan materi inti yang nantinya akan disampaikan kepada tokoh kunci yakni Tokoh Agama Milenial, yang diharapkan menjadi agen perubahan di masyarakat khususnya dalam rangka percepatan penurunan stunting di Kabupaten Garut.
(Deden Kurnia*).











